
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung proses pembangunan 117 unit hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis, 8 Januari 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kelancaran proses pembangunan huntara dan menjamin kondisi tetap kondusif di lokasi.
Informasi ini dikonfirmasi melalui siaran pers resmi yang diterima di Jakarta pada Jumat, 9 Januari 2026.
Pembangunan huntara tersebut dilaksanakan oleh personel TNI yang telah bekerja di lokasi sejak beberapa waktu sebelumnya.
Djamari juga menyempatkan diri menyapa langsung para warga yang sedang mengungsi di Posko Utama SDN 05 Kayu Pasa, yang tidak jauh dari area pembangunan.
Jumlah keluarga pengungsi yang berada di posko tersebut tercatat mencapai 244 keluarga, berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Agam.
Seluruh pengungsi tersebut direncanakan akan dipindahkan ke 117 unit hunian yang sedang dibangun.
Kunjungan dan Pesan untuk Pengungsi
Dalam pertemuan dengan para pengungsi, Djamari menyampaikan pesan dukungan dan doa.
"Jangan lupa kita selalu berdoa dalam keadaan seperti ini, semoga Allah memudahkan apa yang kita hadapi. Saya juga menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat di sini", ungkapnya.
Djamari juga menyampaikan harapan agar pembangunan huntara dapat segera rampung dan bisa segera ditempati oleh keluarga korban bencana.
Apresiasi untuk Prajurit TNI
Selain meninjau pembangunan, Menko Polkam juga menyempatkan diri bertemu langsung dengan para prajurit TNI yang membangun huntara.
Ia memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para prajurit dalam membantu masyarakat terdampak.
"Jangan kalian anggap ini hanya pekerjaan kasar, ini bukti bahwa prajurit tidak pernah mengenal rasa lelah, capek, demi masyarakat dan bangsa kita", ia mengungkapkan.
Ia juga menambahkan, "Saya sangat bangga melihat kalian mau menggunakan tenaga kalian untuk kepentingan itu, walaupun mungkin di antara kalian ada yang keluarganya terkena musibah juga".
Pemerintah berharap pembangunan huntara ini dapat segera diselesaikan agar pengungsi bisa segera menempati tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
- Penulis :
- Arian Mesa








