Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Video TNI Akan Audit Dana Desa Ternyata Hoaks, Terindikasi Buatan AI

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Video TNI Akan Audit Dana Desa Ternyata Hoaks, Terindikasi Buatan AI
Foto: (Sumber: Arsip - Ketua Majelis Hakim Mayor Chk Subiyanto (tengah) membacakan putusan kepada terdakwa kasus kematian Prada Lucky Namo di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/12/2025). ANTARA FOTO/Mega Tokan/sgd/agr (ANTARA FOTO/MEGA TOKAN))

Pantau - Sebuah video berdurasi 20 detik yang menampilkan pria berseragam TNI membawa map hijau dan didampingi sejumlah orang, termasuk sosok berpakaian seperti kepala desa, beredar luas di Facebook dengan narasi bahwa TNI menangkap kepala desa karena menyalahgunakan dana bantuan sosial (bansos) dan dana desa.

Dalam unggahan tersebut, kepala desa tampak menunduk seolah-olah tengah ditegur atau diperiksa oleh aparat TNI.

Narasi dalam video menyatakan:
"Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak. Yang setuju dengan TNI, kepala desa diaudit berikan like."

Tidak Ada Pernyataan Resmi dari TNI, Video Terindikasi Buatan AI

Faktanya, hingga saat ini tidak ditemukan pernyataan resmi dari TNI yang menyebutkan bahwa pihaknya akan mengaudit kepala desa terkait dugaan korupsi dana desa atau bansos.

Pemeriksaan terhadap video menggunakan AI Detector menunjukkan bahwa video tersebut sangat kuat terindikasi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Dengan demikian, tidak ada dasar yang membenarkan narasi bahwa TNI sedang melakukan pemeriksaan atau penangkapan terhadap kepala desa seperti yang digambarkan dalam unggahan tersebut.

Klaim Terbukti Hoaks, Publik Diminta Waspada

Berdasarkan temuan tersebut, klaim bahwa TNI akan mengaudit kepala desa karena penyalahgunaan dana desa dinyatakan tidak benar atau hoaks.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam membagikan konten video yang belum terverifikasi, khususnya yang menyangkut institusi resmi negara seperti TNI.

Beberapa klaim serupa yang juga terbukti hoaks antara lain:

Video Panglima TNI Agus Subiyanto ucapkan selamat hari kemerdekaan Papua Barat

Video TNI ambil alih bandara IMIP Morowali

Kesimpulan

Klaim bahwa TNI akan mengaudit kepala desa terkait dugaan penyalahgunaan dana desa melalui video yang beredar di media sosial adalah hoaks.

Video tersebut terindikasi kuat merupakan hasil manipulasi berbasis AI dan tidak mencerminkan fakta atau pernyataan resmi dari institusi TNI.

Penulis :
Aditya Yohan