Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Permintaan Maaf dan Sanksi Tegas: KAI Services Tindak Penyalahgunaan Data Pribadi Penumpang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Permintaan Maaf dan Sanksi Tegas: KAI Services Tindak Penyalahgunaan Data Pribadi Penumpang
Foto: Manajemen PT KAI (Persero) dan KAI Services melakukan pertemuan dengan penumpang, yang diduga disalahgunakan data pribadinya di Jakarta, Jumat 9/1/2026 (sumber: KAI Services)

Pantau - Manajemen KAI Services menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas dugaan penyalahgunaan data pribadi penumpang yang dilakukan oleh oknum karyawannya.

KAI Services menegaskan telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada karyawan yang terlibat sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil oknum terkait dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan internal secara intensif.

"Sanksi disiplin, manajemen telah memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk memberikan efek jera," ungkapnya.

Pertemuan dengan Penumpang dan Penyelesaian Damai

Pada Jumat (9 Januari 2026), KAI Services mengadakan pertemuan resmi dengan penumpang yang menjadi korban penyalahgunaan data pribadi.

Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh Direktur Utama KAI Services Ririn Widi Astutik, Vice President Customer Care KAI Dian Angraeni, serta jajaran manajemen lainnya.

Dalam pertemuan itu, KAI Services menyampaikan permintaan maaf secara langsung serta penyesalan mendalam atas insiden yang terjadi.

"Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian ini yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi," tegas Nyoman.

Penumpang yang hadir dalam pertemuan tersebut meminta pernyataan resmi tertulis dari KAI Services yang memuat lima poin kesepakatan sebagai bentuk penyelesaian.

KAI Services menyatakan telah melaksanakan seluruh kesepakatan yang diminta dan penumpang menyerahkan sepenuhnya keputusan pemberian sanksi kepada pihak perusahaan.

Langkah Perbaikan dan Komitmen Pengawasan

Sebagai tindak lanjut, KAI Services melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap sistem akses data operasional perusahaan.

Seluruh personel frontliner juga telah diberikan edukasi ulang mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Nyoman Suardhita menegaskan bahwa perlindungan data pribadi pelanggan merupakan prioritas utama KAI Services.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami," ujarnya.

KAI Services juga berkomitmen memperketat pengawasan di lapangan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Pernyataan resmi telah dikeluarkan oleh KAI Services terkait pelanggaran ini, termasuk tindakan internal terhadap pelaku dan langkah-langkah pencegahan untuk masa depan.

KAI Services menegaskan komitmennya untuk terus melindungi data penumpang sebagai bagian dari penyediaan layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.

Penulis :
Shila Glorya