
Pantau - Gunung Semeru di Jawa Timur tercatat mengalami 30 kali gempa letusan dan satu kali getaran banjir dalam periode pengamatan enam jam pada Minggu, 11 Januari 2026, dari pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, berdasarkan laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunung Semeru.
Aktivitas Vulkanik Meningkat, Getaran Banjir Terdeteksi Lebih dari Satu Jam
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menyampaikan bahwa gunung dengan ketinggian 3.676 mdpl tersebut mengalami aktivitas vulkanik cukup tinggi.
"Selama enam jam terakhir tercatat Semeru mengalami 30 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15–22 mm, dan lama gempa 76–136 detik," ungkap Mukdas dalam laporan tertulisnya.
Selain itu, terekam satu kali gempa embusan dengan amplitudo 8 mm dan durasi 56 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8 mm, S–P 18 detik, dan durasi 38 detik.
Yang paling signifikan adalah gempa getaran banjir dengan amplitudo 35 mm dan durasi sangat lama, mencapai 6.120 detik atau lebih dari 1,5 jam.
Secara visual, gunung tertutup kabut 0-II hingga 0-III, asap kawah tidak teramati, cuaca mendung hingga hujan, dan angin bertiup lemah ke arah selatan.
Saat ini, Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga).
PVMBG Imbau Waspada, Aktivitas Warga Dibatasi Ketat
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat aktivitas vulkanik.
Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," jelas PVMBG.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak karena risiko lontaran batu pijar.
PVMBG juga meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru.
Sungai-sungai yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungai dari Besuk Kobokan yang berpotensi dilanda lahar.
- Penulis :
- Gerry Eka








