
Pantau - Dompet Dhuafa melakukan renovasi sejumlah sekolah yang terdampak banjir serta menghadirkan puluhan sekolah darurat di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai bagian dari upaya pemulihan pendidikan pasca-bencana.
"Senang melihat anak-anak kembali bersekolah setelah selesai perbaikan gedung sekolahnya. Semoga ini dapat menjadi penjaga asa bagi pendidikan anak-anak di sini," ungkap perwakilan Dompet Dhuafa.
Renovasi Sekolah dan Dukungan Kementerian Agama
Beberapa sekolah yang telah direnovasi antara lain SD Negeri 03 Meureudu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1, dan MIN 4, yang seluruhnya berada di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Kegiatan renovasi dilakukan oleh tim DD Konstruksi dan mencakup pembersihan lumpur sisa banjir, perbaikan bagian-bagian sekolah yang rusak, serta pengecatan ulang dinding sekolah.
Renovasi ini merupakan langkah awal karena masih banyak sekolah lain di wilayah terdampak yang memerlukan bantuan.
"Insyaallah akan ada beberapa perbaikan sekolah di wilayah lain dan kami juga akan menghadirkan puluhan sekolah darurat di wilayah terdampak banjir di tiga provinsi di Sumatra ini," ujar perwakilan Dompet Dhuafa.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, memberikan apresiasi atas langkah Dompet Dhuafa.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dompet Dhuafa atas bantuan pembangunan sekolah darurat di MIN 1 Pidie Jaya. Bantuan ini sangat berarti dalam memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan pasca-bencana," ungkapnya.
Ia juga berharap bantuan serupa dapat menjangkau sekolah-sekolah lain yang mengalami kerusakan berat dan mendukung kelangsungan pendidikan para siswa.
Ribuan Siswa Terdampak, Ratusan Relawan Diterjunkan
Dalam peresmian renovasi sekolah, Dompet Dhuafa turut membagikan paket school kit berisi perlengkapan sekolah kepada anak-anak penyintas banjir.
Data dari tim Respon Darurat Pendidikan (RDP) Dompet Dhuafa mencatat lebih dari 2.300 siswa terdampak banjir bandang dan tanah longsor di ketiga provinsi tersebut.
Sejak Desember 2025, Tim RDP telah mengirimkan 234 relawan, mengintervensi 23 sekolah, serta membantu 209 guru dan 2.341 siswa.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (12/1), jumlah fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan mencapai:
- Aceh: 1.312 unit
- Sumatera Utara: 1.217 unit
- Sumatera Barat: 659 unit
Selain perbaikan fasilitas pendidikan, Dompet Dhuafa juga membangun rumah sementara bagi para penyintas bencana sebagai bentuk dukungan komprehensif dalam pemulihan pasca-banjir.
- Penulis :
- Aditya Yohan








