Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Komdigi Fokus Pemerataan Internet untuk Dukung Pendidikan Digital Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komdigi Fokus Pemerataan Internet untuk Dukung Pendidikan Digital Nasional
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menerima kunjungan perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (12/01/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital).)

Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital memfokuskan upaya pemerataan akses internet guna mendukung penyelenggaraan pendidikan dan menghadirkan kesempatan belajar yang setara bagi pelajar dari wilayah perkotaan hingga daerah terpencil.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa kualitas layanan internet di wilayah padat penduduk relatif stabil, sementara penguatan infrastruktur di daerah terpencil terus dilakukan.

“Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan,” ungkap Nezar Patria.

Kondisi Akses dan Kualitas Internet

Nezar Patria menjelaskan bahwa sarana akses internet saat ini telah tersedia di sekitar 97 persen wilayah yang berpenduduk.

Meski demikian, ia mengakui kualitas layanan internet di berbagai wilayah masih beragam.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas dan kualitas akses internet secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.

Nezar Patria menyampaikan, “Kecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara”.

Target Kecepatan dan Pendidikan Digital

Pemerintah menargetkan peningkatan kecepatan internet nasional hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan.

Target tersebut mencakup perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih berada di bawah 10 persen.

“Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen,” kata Nezar Patria.

Pemerataan akses internet untuk pendidikan disebut sebagai bagian dari upaya negara memenuhi hak belajar sekaligus memperkecil kesenjangan digital.

Kementerian Komunikasi dan Digital mengupayakan agar pelajar dapat mengakses platform pembelajaran daring secara optimal.

“Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital,” ujar Nezar Patria.

Pernyataan tersebut disampaikan Nezar Patria saat menerima perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, pada Senin, 12 Januari 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf