Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

PNM Hadirkan Narasi Pemberdayaan Perempuan Lewat Pameran Foto di MRT Bundaran HI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PNM Hadirkan Narasi Pemberdayaan Perempuan Lewat Pameran Foto di MRT Bundaran HI
Foto: (Sumber: Mengusung tema “Perempuan Lentera Kehidupan”, kompetisi PNM Journalist’s Photo Journey selaras dengan semangat perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera..)

Pantau - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat narasi pemberdayaan perempuan melalui kegiatan bertajuk Perempuan Lentera Kehidupan yang digelar di Stasiun MRT Bundaran HI.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari PNM Journalist’s Photo Journey yang menjadi ajang lomba foto jurnalistik berskala nasional.

Perjuangan perempuan tangguh tidak lagi hanya menjadi narasi cerita, tetapi dihadirkan secara nyata melalui bidikan kamera dalam bentuk foto.

Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen PNM dalam memberikan ruang apresiasi bagi karya jurnalistik sekaligus perjuangan nasabah perempuan prasejahtera.

Pameran Foto dan Partisipasi Jurnalis Nasional

PNM Journalist’s Photo Journey tahun ini diikuti oleh 147 jurnalis dari seluruh provinsi di Indonesia.

Tema Perempuan Lentera Kehidupan diusung selaras dengan semangat PNM yang berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera.

Tema tersebut juga dipilih sebagai bentuk refleksi dalam memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.

Dari ratusan karya yang masuk, terpilih 12 karya terbaik sebagai finalis berdasarkan penilaian dewan juri profesional.

Dua belas karya finalis tersebut kemudian ditampilkan kepada publik dalam bentuk pameran foto.

Pameran diselenggarakan di Stasiun MRT Bundaran HI pada 12 hingga 14 Januari.

Lokasi MRT Bundaran HI dipilih karena merupakan ruang publik dengan lalu lintas pengunjung yang tinggi.

Ribuan penumpang MRT setiap hari dapat menyaksikan langsung karya foto yang merekam kisah perjuangan perempuan.

Kisah Perempuan dan Apresiasi Publik

Dalam kompetisi ini, karya dibagi ke dalam tiga kategori utama, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Ketiga kategori tersebut merepresentasikan pendekatan pemberdayaan PNM dalam mendampingi total 22,7 juta perempuan prasejahtera.

Antusiasme pengunjung terlihat dari langkah yang melambat, perhatian pada setiap bingkai foto, serta momen hening saat membaca kisah di balik karya.

Salah satu pengunjung menyampaikan, “Foto-foto ini bikin perjuangan perempuan makin ter-highlight. Sebagai sesama perempuan saya tau betul perjuangan beratnya, saya jadi langsung ingat sosok ibu, dan rasanya lebih terharu sekarang”.

Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat narasi pemberdayaan melalui dokumentasi visual.

Dokumentasi visual tersebut menunjukkan bagaimana perempuan menjadi pusat ketahanan dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Pameran ini tidak hanya menjadi pajangan karya, tetapi juga pengingat di tengah mobilitas kota.

Pameran tersebut mengingatkan bahwa banyak langkah kehidupan bertumpu pada perempuan-perempuan yang terus menyala.

Perempuan digambarkan sebagai lentera bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf