
Pantau - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai membangun hunian tetap bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk komitmen pemulihan pascabencana.
Pembangunan dilakukan di atas lahan milik PTPN I yang terletak di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyatakan bahwa pembangunan ini menjadi bukti kehadiran Polri dalam mendukung masyarakat pascabencana.
"Alhamdulillah, didampingi Bupati Aceh Tamiang beserta unsur Forkopimda, pihak PTPN, dan Ketua DPRK Aceh Tamiang, secara resmi pematangan lahan hunian tetap milik Polri yang akan diperuntukkan bagi masyarakat korban bencana banjir," ungkapnya.
Percepatan Pembangunan dan Pelibatan Warga Lokal
Kapolda menegaskan bahwa percepatan pembangunan tetap harus dilakukan meskipun sejumlah dokumen administratif belum sepenuhnya rampung.
Pembangunan hunian ini mengutamakan kesiapan lahan dan perencanaan logistik yang terukur agar tidak terhambat birokrasi.
"Polri hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak. Pembangunan hunian tetap ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan tepat sasaran," ia menegaskan.
Ia juga menyarankan agar pembangunan melibatkan tenaga kerja serta sumber daya lokal.
Langkah tersebut bertujuan mempercepat pembangunan, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, serta menekan potensi inflasi di Aceh Tamiang dan wilayah sekitarnya.
Penanganan Teknis dan Dukungan Sosial
Kapolda juga menyoroti tantangan teknis seperti ketersediaan pasokan listrik dan air bersih di lokasi hunian baru.
Kapolres Aceh Tamiang ditugaskan untuk mengoordinasikan pengelolaan kebutuhan dasar tersebut dengan melibatkan berbagai sektor terkait.
Kapolda mengingatkan agar seluruh jajaran bekerja secara profesional dan bertanggung jawab penuh dalam proyek ini.
"Saya tekankan kepada seluruh jajaran agar bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga proses pembangunan hunian tetap ini benar-benar memberi manfaat bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang," katanya.
Dalam kunjungannya, Kapolda Aceh juga menghadiri doa bersama dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim.
"Doa bersama dan santunan anak yatim ini menjadi wujud ikhtiar dan kepedulian Polri, sekaligus harapan agar seluruh tahapan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Aceh Tamiang dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







