
Pantau - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan bahwa lebih dari 4.000 guru dan tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Mataram telah menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 9 Januari 2026.
"Alhamdulillah, setelah kami melakukan konfirmasi ke sekolah, semua guru dan tenaga pendidik sudah mulai dapat MBG", ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf.
Pemberian MBG kepada guru dan tenaga pendidik ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola MBG.
Program ini bertujuan agar guru menjadi lebih semangat, sehat, dan bahagia dalam menjalankan tugasnya.
"Jangan hanya murid saja yang makan, sementara guru bisa melihat", tambah Yusuf.
Insentif Harian Rp100 Ribu Masih Belum Cair
Yusuf juga menyampaikan bahwa insentif sebesar Rp100 ribu per hari bagi guru penanggung jawab MBG telah direncanakan sejak awal Oktober 2025.
Namun, hingga kini insentif tersebut belum terealisasi.
Pihak Dinas Pendidikan terus mengawal proses agar pencairan insentif bisa segera dilakukan demi memotivasi guru dalam memastikan kelancaran distribusi MBG di sekolah masing-masing.
" Kami sangat bersyukur, mendukung, dan berharap insentif itu bisa segera direalisasikan", ujarnya.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Mataram, Hermawan Riadi, membenarkan bahwa program MBG untuk guru dan tenaga pendidik telah dimulai sesuai instruksi pemerintah pusat.
"Pemberian MBG guru dan tenaga pendidik, sudah kami laksanakan langsung sesuai instruksi pemerintah pusat mulai 9 Januari 2026", jelas Hermawan.
Setiap SPPG di Kota Mataram menyesuaikan kuota MBG sesuai jumlah guru dan tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
Porsi MBG yang diberikan juga disesuaikan dengan standar makan orang dewasa, yakni usia di atas 12 tahun.
"Porsi guru kami gunakan porsi besar senilai Rp10.000 sesuai petunjuk teknis pelaksanaan", tambahnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







