
Pantau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengerahkan tim gabungan untuk mencari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di wilayah antara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) serta Kabupaten Maros.
Koordinasi Lintas Instansi dan Tantangan Medan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak awal untuk mempercepat proses pencarian.
" Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda serta tim Pemprov Sulsel untuk bergerak cepat. Heli pencarian serta tim darat menuju indikasi lokasi tapi terhambat medan dan cuaca," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca dan medan yang sulit menjadi hambatan utama dalam pencarian pesawat tersebut.
Badan SAR Nasional (Basarnas) juga telah diterjunkan dalam misi pencarian, dengan dukungan tiga unit ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan.
Tim gabungan saat ini masih melakukan upaya maksimal untuk menemukan titik keberadaan pesawat.
Penemuan Serpihan dan Seruan Kesabaran
Dari laporan masyarakat, ditemukan serpihan yang diduga berkaitan dengan pesawat yang hilang.
Namun, pemerintah daerah meminta semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari tim SAR.
" Kami kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga, tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar," ia mengungkapkan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan akan terus memberikan pembaruan informasi secara resmi kepada masyarakat.
Pemprov juga memastikan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan dan melalui koordinasi terpadu.
- Penulis :
- Leon Weldrick







