Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Jalan, BPBD Kerahkan Tim Penanganan Darurat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Jalan, BPBD Kerahkan Tim Penanganan Darurat
Foto: (Sumber: Kondisi banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan selama hujan deras, Jakarta, Senin (12/1/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/am.)

Pantau - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah titik pada Minggu pagi, 18 Januari 2026. Hingga pukul 09.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 35 RT dan 23 ruas jalan terendam banjir.

Wilayah paling terdampak berada di Jakarta Barat dengan 17 RT, disusul Jakarta Pusat (13 RT), Jakarta Utara (3 RT), dan Jakarta Timur (2 RT), dengan ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 60 sentimeter.

Selain itu, genangan air juga terjadi di 23 ruas jalan, terbanyak di Jakarta Utara (14 jalan), disusul Jakarta Barat (6 jalan) dan Jakarta Pusat (3 jalan), dengan ketinggian air antara 10 hingga 70 sentimeter.

Titik Genangan Terparah dan Data Pengungsi

Beberapa titik banjir tertinggi tercatat di:

Jakarta Barat:

Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT (45–60 cm)

Kelurahan Tegal Alur: 4 RT (30–40 cm)

Jakarta Timur:

Kelurahan Cakung Barat: 2 RT (40–60 cm)

Kelurahan Rawa Terate: 1 RT (40 cm)

Jakarta Utara:

Kelurahan Pademangan Barat: 2 RT (30 cm)

Sementara ruas jalan dengan genangan tertinggi berada di Jakarta Utara, seperti:

Jalan Gaya Motor Raya (Sungai Bambu)

Jalan Karang Bolong Raya (Pademangan)

Jalan Jembatan Tiga Raya dan Jalan Pluit Raya (Penjaringan)

Jalan Babek TNI (Rorotan)

Di Jakarta Barat, Jalan Benda Raya (Kamal) juga tergenang hingga 50 cm.

BPBD melaporkan bahwa 12 KK atau 29 jiwa mengungsi ke Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Alur Anggrek, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat.

BPBD Terus Lakukan Penyedotan dan Imbau Warga Tetap Waspada

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau genangan, menyedot air, memastikan tali-tali air berfungsi, serta berkoordinasi dengan dinas terkait seperti SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat.

“Upaya ini kami lakukan agar banjir dapat segera surut,” demikian keterangan resmi BPBD.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan diminta segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112, yang beroperasi 24 jam dan bebas biaya.

Penulis :
Gerry Eka