
Pantau - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dalam kunjungan kerja resminya ke London untuk meluncurkan Kemitraan Strategis antara Indonesia dan Inggris.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari komitmen kedua pemimpin negara saat pertemuan sebelumnya di London, dengan fokus pada penguatan hubungan bilateral yang lebih menyeluruh.
Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris akan mencakup empat pilar utama kerja sama, yakni pertahanan dan keamanan, pertumbuhan ekonomi, masyarakat dan sosial, serta iklim, energi, dan alam.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyampaikan bahwa dokumen utama serta inisiatif kunci dalam Kemitraan Strategis ini akan resmi diluncurkan dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris.
"Ketika Presiden Prabowo dan PM Starmer terakhir kali bertemu di London, mereka berkomitmen untuk meluncurkan Kemitraan Strategis antara kedua negara guna mempererat hubungan secara lebih menyeluruh. Inilah dokumen utama dan inisiatif kunci yang kami luncurkan dalam kunjungan kali ini. Kemitraan tersebut mencakup empat pilar," ungkapnya dalam wawancara video dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.
Jermey juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu prioritas utama dalam kerja sama ini, mengingat pentingnya bidang tersebut dalam dinamika geopolitik global saat ini.
Fokus Ekonomi dan Lingkungan Jadi Sorotan
Dominic Jermey menyebut bahwa pembahasan mengenai peluang pertumbuhan ekonomi kemungkinan besar akan menjadi sorotan PM Starmer dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
"Saya sangat yakin bahwa Perdana Menteri akan menitikberatkan dan membahas peluang-peluang pertumbuhan, sekaligus menyoroti, dalam situasi geopolitik global yang menantang saat ini, bagaimana Inggris dapat bekerja sama dengan Indonesia serta mitra global lainnya untuk mendukung terciptanya dunia yang lebih damai dan stabil, yang bermanfaat bagi kita semua," ia mengungkapkan.
Selain bertemu dengan PM Starmer, Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan dengan Raja Charles III.
Dalam agenda tersebut, Prabowo dan Raja Charles III akan membahas isu pelestarian alam, lingkungan hidup, serta konservasi gajah.
Presiden Prabowo dijadwalkan juga berdiskusi bersama sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya dalam upaya kolaborasi lingkungan global.
Pertemuan bilateral ini menandai langkah signifikan dalam mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Inggris di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
- Penulis :
- Shila Glorya








