Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BNPB Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Sumatra

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BNPB Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Sumatra
Foto: (Sumber: Petugas menyiapkan Natrium klorida (NaCl) untuk pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di Sumatera Barat, Jumat (1/8/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar/aa..)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta mempercepat pembangunan hunian sementara di sejumlah wilayah Sumatra guna menekan risiko dampak bencana susulan.

Langkah tersebut difokuskan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya pengendalian curah hujan dan percepatan pemulihan pascabencana.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta pada Rabu, 21 Januari 2026.

Abdul Muhari menyatakan, “Operasi Modifikasi Cuaca bertujuan mengendalikan intensitas hujan agar tidak memicu bencana susulan di wilayah rawan,” ungkapnya.

Hingga 20 Januari 2026, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Aceh telah dilakukan sebanyak 507 sorti dengan total penggunaan bahan semai mencapai 484.600 kilogram.

Di Provinsi Sumatera Utara, Operasi Modifikasi Cuaca telah dilaksanakan sebanyak 390 sorti dengan total bahan semai sebesar 342.600 kilogram.

Sementara itu, di wilayah Sumatera Barat, Operasi Modifikasi Cuaca tercatat dilakukan sebanyak 407 sorti dengan penggunaan bahan semai mencapai 404.325 kilogram.

Selain mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca, BNPB bersama pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait juga mengakselerasi pembangunan rumah hunian sementara bagi warga terdampak bencana.

Pembangunan hunian sementara tersebut ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan 1447 Hijriyah dengan rencana penyelesaian pada Februari 2026.

Dari total 50.974 unit rumah yang mengalami kerusakan berat, sebanyak 27.946 unit telah diajukan untuk pembangunan hunian sementara.

BNPB mencatat sebanyak 1.286 unit hunian sementara telah selesai dibangun dan siap dihuni, sementara ribuan unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

Penulis :
Ahmad Yusuf