HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Kalteng Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis Lewat Aplikasi Digital, Bantu Gizi Anak dan Dorong Ekonomi Daerah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov Kalteng Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis Lewat Aplikasi Digital, Bantu Gizi Anak dan Dorong Ekonomi Daerah
Foto: (Sumber: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran berbincang dengan pelajar SMA di Palangka Raya saat pelaksanaan MBG beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Disdik Kalteng.)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan, melalui pengawasan ketat berbasis digital dan koordinasi lintas lembaga.

Pengawasan Real Time Lewat Aplikasi Pena Kalteng

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan MBG dilakukan setiap hari menggunakan aplikasi Pena Kalteng.

“Melalui platform digital ini, sekolah melaporkan menu harian, waktu makanan tiba, hingga waktu penyajian. Seluruh proses tercatat dan dapat dipantau setiap hari”, ujarnya.

Aplikasi ini memungkinkan pemantauan real time terhadap jalannya program di sekolah-sekolah penerima MBG.

Pengawasan digital tersebut sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjamin kualitas gizi, ketepatan distribusi, dan keamanan pangan di lapangan.

Pemprov Kalteng juga telah menggelar rapat evaluasi bersama BGN sebagai bagian dari upaya memastikan program dijalankan sesuai regulasi dan standar pemerintah pusat.

Dalam struktur pelaksanaan MBG, Dinas Pendidikan Kalteng juga berperan sebagai Wakil Ketua II dalam Satuan Tugas MBG.

Respons Positif dan Dampak Langsung bagi Peserta Didik

Reza menambahkan bahwa program ini memberikan dampak nyata dan positif bagi peserta didik.

“Anak-anak menyampaikan pengeluaran jajan mereka bisa lebih hemat. Ini menunjukkan manfaat langsung yang dirasakan”, ujarnya.

Program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga meringankan beban pengeluaran keluarga di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Pemprov Kalteng menunjukkan keseriusannya melalui dukungan berbagai pihak, termasuk Forkopimda, yang hadir dalam kunjungan Gubernur ke sekolah-sekolah.

“Kehadiran Forkopimda dalam setiap kunjungan menunjukkan keseriusan bersama untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis”, jelas Reza.

Program MBG Dorong UMKM dan Perkuat Sistem Pangan Lokal

Deputi BGN, Dadang Hendrayuda, menyatakan bahwa manfaat MBG tidak hanya terbatas pada sisi pendidikan dan gizi anak, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.

“Program ini memiliki multiplier effect (dampak ganda), mulai dari pemberdayaan UMKM, petani, peternak, sektor katering, hingga logistik, serta membuka lapangan kerja dan memperkuat sistem pangan lokal”, ujar Dadang.

Dengan pengawasan digital, kolaborasi lintas sektor, dan dukungan komunitas, Program MBG di Kalimantan Tengah diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat secara menyeluruh.

Penulis :
Aditya Yohan