Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur DKI Jakarta Tegaskan Tak Akan Tambah Sumur Resapan, Fokus ke Operasi Cuaca dan Normalisasi Sungai

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gubernur DKI Jakarta Tegaskan Tak Akan Tambah Sumur Resapan, Fokus ke Operasi Cuaca dan Normalisasi Sungai
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 23/1/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membangun sumur resapan baru untuk mengantisipasi banjir di ibu kota.

"Jadi saya terus terang tidak ingin memperdebatkan persoalan sumur resapan. Karena apa pun yang bisa dimanfaatkan, kita manfaatkan," ungkapnya di Jakarta Barat, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya akan memanfaatkan sumur resapan yang masih bisa difungsikan.

"Kan sumur resapan pernah dibuat. Yang ada ya kita manfaatkan, kita fungsikan. Tetapi sampai hari ini kita belum merencanakan membuka sumur resapan baru," kata Pramono.

Pramono menyebut penanganan banjir akan difokuskan pada dua pendekatan, yaitu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah jangka pendek, dan normalisasi sungai sebagai langkah jangka panjang.

Jumlah Sumur Resapan Capai Hampir 30 Ribu Titik

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, telah dibangun sebanyak 29.887 titik sumur resapan di lima kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu sepanjang periode 2019–2024.

"Total sumur resapan Dinas Sumber Daya Air periode 2019-2024 adalah sebanyak 29.887 titik dengan total daya tampung 529 meter kubik (m3)," kata Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Bidang Geologi, Konservasi Air Baku dan Penyediaan Air Bersih Dinas SDA DKI Jakarta, Ikhwan Maulani, Sabtu (25/1/2025).

Adapun rincian pembangunan sumur resapan per tahun sebagai berikut:

  • Tahun 2019 dibangun 1.316 titik di lima kota administrasi Jakarta.
  • Tahun 2020 bertambah 1.658 titik di lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
  • Tahun 2021 bertambah signifikan sebanyak 26.349 titik.
  • Tahun 2022 dibangun 382 titik.
  • Tahun 2023 bertambah 140 titik.
  • Tahun 2024 ditambah 42 titik.

 

Fungsi Sumur Resapan dalam Konservasi Air

Dinas SDA DKI Jakarta menjelaskan bahwa pembangunan sumur resapan bertujuan sebagai bagian dari pengelolaan air hujan serta konservasi sumber daya air.

Dalam konteks pengurangan genangan atau banjir, sumur resapan diharapkan mampu mengurangi limpasan air hujan ke saluran.

Penulis :
Arian Mesa