
Pantau - Aparat TNI dan Polri melakukan pemantauan langsung terhadap warga terdampak banjir di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menyusul ketinggian air yang mencapai 180 sentimeter.
"Pagi tadi Kapolsek Jatinegara Samsono bersama Komandan Rayon Militer (Danramil) turun ke lapangan untuk mengecek kondisi warga," ujar Lurah Bidara Cina, Suhartono.
Banjir mulai meninggi sejak Jumat malam, 23 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.
Aparat gabungan memberikan imbauan langsung kepada warga agar tetap waspada terhadap kondisi air yang terus naik.
"Personel gabungan turut memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada," jelas Suhartono.
Fokus Pengamanan Kelompok Rentan dan Titik Terparah
Dalam pengecekan di lapangan, aparat secara khusus mengimbau kelompok rentan seperti lansia dan balita untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menyatakan bahwa pengecekan dilakukan bersama unsur TNI dan aparat kelurahan di sejumlah titik terdampak.
"Kami cek turun langsung ke lokasi banjir bersama jajaran terkait untuk melihat kondisi warga terdampak banjir dan memastikan semua aman," ungkap Samsono.
Ia juga mengimbau warga agar tetap menjaga kesehatan dan segera melapor jika mengalami kesulitan dalam evakuasi anggota keluarga maupun penyelamatan barang.
Titik terparah tercatat berada di Gang Macan, dengan ketinggian air mencapai 180 sentimeter.
Status Siaga 3 masih diberlakukan di Katulampa, Depok, dan Manggarai saat peninjauan dilakukan.
Dampak Luapan Kali Ciliwung dan Hujan Deras
Dampak banjir dirasakan oleh warga di RW 11 dan RW 7 Kelurahan Bidara Cina, dengan total 510 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 1.356 jiwa terdampak.
Banjir kali ini merupakan imbas dari hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026.
BPBD mencatat sebanyak 81 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta turut tergenang akibat banjir tersebut.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan kelurahan terus disiagakan untuk mendukung evakuasi dan memastikan keselamatan warga.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








