
Pantau - KBRI Tokyo menggelar acara Friendship Night pada Jumat, 23 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi antarwarga melalui jejaring program pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang.
Acara ini merupakan hasil kerja sama antara KBRI Tokyo dan The Japan Foundation (JF), serta dihadiri lebih dari 100 alumni program Nihongo Partners dan penerima beasiswa Darmasiswa.
Pererat Hubungan Lewat Jejaring Budaya
Program Darmasiswa merupakan beasiswa non-gelar selama satu tahun yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia kepada warga negara asing dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan minat terhadap bahasa dan budaya Indonesia.
"Kegiatan Friendship Night dilaksanakan untuk menjaga kelangsungan komunikasi jejaring program pertukaran budaya dan memperkuat kecintaan alumni terhadap budaya Indonesia," ungkap Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung.
Maria juga menambahkan bahwa program Nihongo Partners telah memainkan peran penting dalam membangun saling pengertian dan persahabatan antara kedua negara.
"Alumni Nihongo Partners menjadi jembatan penghubung kedua negara serta berkontribusi nyata bagi diplomasi masyarakat melalui keterlibatan dengan sekolah, siswa, dan komunitas lokal di berbagai wilayah Indonesia," ia mengungkapkan.
Program Jangka Panjang dan Dampak Nyata
Program Nihongo Partners sendiri merupakan program pertukaran budaya dan pendidikan dari The Japan Foundation Asia Center yang telah berjalan sejak tahun 2014.
Program ini mengirimkan penutur asli bahasa Jepang ke sekolah-sekolah menengah di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, selama sekitar enam bulan.
Sejak dimulai, program ini telah mengirim sekitar 3.700 peserta ke 14 negara, dengan Indonesia menjadi tuan rumah lebih dari 1.000 Nihongo Partners.
Dari jumlah tersebut, 117 orang di antaranya masih aktif hingga saat ini.
Executive Vice President The Japan Foundation, Masaya Shimoyama, mengapresiasi penyelenggaraan Friendship Night yang menurutnya merupakan kegiatan pertama sejenis.
Ia berharap acara ini bisa memperdalam persahabatan dan memperkuat kepercayaan antara masyarakat Jepang dan Indonesia.
Wakil Direktur Jenderal Pers dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Jepang, Sakata Natsuko, juga menyampaikan harapannya terhadap peran alumni dalam memperkuat kerja sama kedua negara.
"Jumlah warga Indonesia yang tinggal di Jepang untuk belajar atau bekerja terus meningkat. Kita menghadapi tugas mempromosikan masyarakat multikultural," katanya.
Ia menegaskan pentingnya peran alumni dalam hubungan bilateral.
"Nihongo Partners memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran bilateral dan membina individu yang menjadi jembatan kedua negara," ungkapnya.
- Penulis :
- Shila Glorya







