
Pantau - Program trauma healing bagi anak-anak menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, yang dilakukan oleh sejumlah lembaga kemanusiaan sejak awal Januari 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, dengan menyasar anak-anak korban banjir yang kehilangan fasilitas belajar.
Program ini dilaksanakan oleh Ar Rahman Qur’anic Learning (AQL) Laznas Peduli, Forum Umat Islam Bekasi (FUIB), dan Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), bekerja sama dengan Pesantren Ibadurrahman dan relawan dari Jakarta, Medan, dan Aceh.
Kegiatan Trauma Healing dan Pelayanan Kesehatan
Trauma healing dilaksanakan melalui berbagai aktivitas seperti menggambar, bernyanyi, serta program keagamaan “Indonesia Menulis Quran”.
Tujuan utamanya adalah memulihkan mental anak-anak, menumbuhkan kembali semangat belajar agama menjelang Ramadhan 2026, serta membangun kembali rasa kebersamaan.
Sekitar 100 anak mengikuti kegiatan trauma healing, sedangkan 50 orang dewasa mendapatkan layanan pengobatan gratis.
Selain itu, kegiatan pendukung lainnya meliputi layanan pengobatan umum, pendampingan psikososial, serta pembangunan mushola dan distribusi logistik serta air bersih.
Kegiatan Meugang — tradisi khas Aceh menjelang hari besar Islam — juga dilaksanakan untuk memperkuat dukungan sosial dan semangat masyarakat.
Layanan Thibbun Nabawi dan Ekspansi ke Wilayah Lain
FUIB dan JATTI turut memberikan layanan kesehatan berbasis thibbun nabawi, seperti bekam dan akupuntur, disertai pembagian perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan sarung.
Distribusi lampu tenaga surya (solar cell) juga dilakukan di beberapa titik terdampak.
Total tenaga kesehatan yang bertugas antara 6 Januari hingga 9 Februari 2026 terdiri dari tiga dokter, dua perawat, tiga herbalis, dan empat guru pesantren.
Posko utama dibuka di Masjid Al-Ikhlas Tanah Terban dan pintu masuk wilayah Kuala Simpang.
Ke depan, tim merencanakan ekspansi bantuan ke wilayah Aceh Timur, termasuk pengeboran sumur air bersih di Pantai Tinjau dan pemasangan lampu solar cell di Tanjung Gelumpang.
Seruan untuk Tetap Kuat dan Terus Bergerak
FUIB dan JATTI mengajak masyarakat untuk tetap semangat, saling menguatkan, dan tidak larut dalam kesedihan.
Anak-anak diharapkan bisa kembali bersekolah serta menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 2026 dengan bahagia.
Kedua organisasi juga mengimbau pihak-pihak lain untuk terus mendukung upaya pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka








