Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Jembatan Gantung Selamatkan Anak-anak dari Arus Sungai Cipalebuh Garut

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jembatan Gantung Selamatkan Anak-anak dari Arus Sungai Cipalebuh Garut
Foto: (Sumber: Kehadiran jembatan gantung penghubung Kampung Punaga Jolok RW 09 dan Kampung Baru RW 08 di Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada Minggu (25/1/2026) menjadi saksi kehadiran negara. ANTARA/HO-Tim Media Presiden.)

Pantau - Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Punaga Jolok RW 09 dan Kampung Baru RW 08 di Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, resmi digunakan pada Minggu, 25 Januari 2026, sekaligus mengakhiri risiko berbahaya yang selama ini dihadapi anak-anak saat menyeberangi sungai menuju sekolah.

Akses Aman Bagi Warga dan Pelajar

Sebelum jembatan dibangun, anak-anak harus menunggu air sungai surut atau nekat menyeberang saat arus deras untuk bisa sampai ke sekolah.

Sungai di lokasi tersebut merupakan pertemuan Sungai Cikaso dan Sungai Cipalebuh yang bermuara di Leuwi Niis, sehingga kerap meluap saat hujan turun di wilayah hulu.

Kondisi semakin berbahaya karena pendangkalan sungai membuat debit air sulit diprediksi dan kerap meluap secara tiba-tiba.

Akibatnya, jembatan lama beberapa kali rusak diterjang banjir karena tidak mampu menahan derasnya arus air.

Dibangun dengan Perhitungan Matang

Jembatan gantung yang kini berdiri merupakan pembangunan keempat di lokasi yang sama, dengan panjang sekitar 80 meter dan lebar 1,2 meter.

Pembangunan dilakukan dengan perhitungan matang, mempertimbangkan risiko banjir, korosi akibat udara pantai, serta kegagalan struktur pada jembatan sebelumnya.

Proses pengerjaan dilakukan oleh TNI bersama relawan dan warga dari dua kampung, yang bekerja sejak pagi hingga dini hari demi mengejar penyelesaian sebelum cuaca memburuk.

Babinsa Desa Mandala Kasih, Serka Imat, menyebut pembangunan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai pembina wilayah.

"Ini bukan sekadar tugas, tapi tanggung jawab kami agar warga bisa beraktivitas dengan aman," ujarnya.

Simbol Harapan dan Kehadiran Negara

Kini, jembatan gantung tersebut menjadi akses utama bagi anak-anak menuju sekolah, petani ke sawah, serta nelayan menuju muara.

Keberadaan jembatan juga menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, melalui kolaborasi antara TNI dan warga.

Warga Desa Mandala Kasih menyambut jembatan ini sebagai harapan baru yang mengubah rasa cemas menjadi kebahagiaan, sekaligus membuka kembali aktivitas ekonomi dan sosial yang sempat terhambat akibat rusaknya akses penghubung.

Penulis :
Gerry Eka