
Pantau - Operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih terus berlangsung hingga hari kedua, Jumat, 25 Januari 2026, dengan fokus pada pencarian sekitar 80 orang yang masih hilang.
Medan Sulit dan Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah, Polri, relawan, dan dikomandoi oleh SAR Mission Coordinator, menghadapi tantangan serius di lapangan.
Cuaca buruk dengan hujan sedang hingga lebat menyebabkan medan longsoran menjadi lunak dan berbahaya.
Material longsoran berupa tanah bercampur air menimbun wilayah seluas sekitar 100 meter dengan ketebalan mencapai 5 meter dan panjang jalur longsor sekitar 3 kilometer.
Meski alat berat disiagakan di lokasi, sebagian besar pencarian masih dilakukan secara manual karena kondisi yang tidak aman untuk penggunaan alat berat.
Hingga kini, sebanyak 12 kantong jenazah telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Dukungan Pemprov Jabar dan Upaya Evakuasi Pengungsi
Data sementara mencatat 113 warga terdampak dari 34 kepala keluarga dan sekitar 300–400 orang mengungsi ke lokasi aman.
Sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan sejak operasi dimulai.
Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan melakukan modifikasi cuaca untuk mendukung percepatan pencarian dan evakuasi korban.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi gangguan cuaca ekstrem yang dapat memperlambat proses penyelamatan.
Penanganan logistik dan personel juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Bandung.
Lebih dari 30 rumah dilaporkan terdampak dalam bencana longsor yang terjadi di wilayah pegunungan ini.
- Penulis :
- Gerry Eka








