Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Bogor Buka Akses Bogor Selatan Lewat Proyek Off-Ramp Tol Jagorawi dan BIRR, Siapkan Pembangunan Sekolah Baru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Bogor Buka Akses Bogor Selatan Lewat Proyek Off-Ramp Tol Jagorawi dan BIRR, Siapkan Pembangunan Sekolah Baru
Foto: (Sumber: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam Musrenbang di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkot Bogor.)

Pantau - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperluas konektivitas wilayah dengan membuka akses ke Bogor Selatan melalui dua proyek infrastruktur utama: pembangunan off-ramp Ciawi 2 dari Tol Jagorawi dan percepatan pembangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR).

Pembangunan off-ramp Ciawi 2 dirancang terhubung langsung ke wilayah Harjasari dan Rancamaya guna mempermudah akses masyarakat menuju Bogor Selatan tanpa harus keluar tol di gerbang Ciawi.

“Ada banyak yang kita laksanakan pada tahun 2026. Salah satunya kita mulai membangun off-ramp Ciawi 2 dari Tol Jagorawi keluarnya di Harjasari, Rancamaya. Tujuannya memberikan akses bagi masyarakat yang ingin ke Bogor Selatan, jadi tidak perlu keluar di Ciawi,” ungkap Wali Kota Bogor.

Percepatan BIRR dan Prioritas Infrastruktur Trase Batutulis

Pemkot Bogor juga memulai pengerjaan trase 3 BIRR melalui proses cut and fill dari Pamoyanan menuju kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) dan Mulyaharja.

“Mulai tahun ini untuk trase 3 Bogor Inner Ring Road kita lakukan cut and fill dari Pamoyanan sampai BNR, Mulyaharja. Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan akses bagi masyarakat yang selama ini mungkin terisolir,” tambahnya.

Pembangunan BIRR menjadi salah satu solusi membuka keterhubungan wilayah Bogor Selatan yang selama ini terbatas karena luasnya wilayah dan minimnya akses jalan utama.

Selain itu, Pemkot juga memprioritaskan pembangunan trase Batutulis pada tahun 2026.

Proyek ini telah didanai melalui APBD 2025 dan APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

“Pembangunan trase Batutulis sudah dianggarkan melalui APBD 2025, dan di 2026 melalui APBD Provinsi. Saya sudah meminta agar diprioritaskan di triwulan pertama, karena November kita akan melaksanakan Porprov 2026,” jelasnya.

Fasilitas Pendidikan Baru Disiapkan untuk Pemerataan Akses Sekolah

Tidak hanya infrastruktur jalan, Pemkot Bogor juga menyiapkan pembangunan fasilitas pendidikan baru di wilayah selatan kota.

Lahan seluas 6.000–7.000 meter persegi telah disiapkan untuk pembangunan SMA Negeri 12 Kota Bogor yang akan dibangun di Kertamaya.

Penyusunan detail engineering design (DED) direncanakan pada tahun 2026, dengan target pembangunan pada tahun 2027.

“Kita juga siapkan SMP Negeri 24 dan Sekolah Rakyat di Rancamaya yang pembangunannya nanti dilaksanakan oleh Kementerian Sosial, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Pembangunan sekolah ini diharapkan menjadi solusi pemerataan pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Bogor Selatan.

Penulis :
Ahmad Yusuf