Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Banten Tegaskan Dukungan Penanganan Banjir Pulau Jawa Sesuai Instruksi Presiden

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gubernur Banten Tegaskan Dukungan Penanganan Banjir Pulau Jawa Sesuai Instruksi Presiden
Foto: (Sumber: Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan pers terkait penanganan masalah banjir di Tangerang Raya. ANTARA/Azmi Samsul M.)

Pantau - Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan pemerintahannya siap mendukung rencana pembentukan tim kajian penanganan masalah banjir di Pulau Jawa sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

Dukungan Pemprov Banten dan Prinsip Penanganan Bencana

Gubernur Andra Soni menyatakan, "Kami Samina Watona, artinya apa yang diperintahkan oleh pemerintah pusat tentu adalah sesuatu yang baik. Sehingga kita di wilayah menyesuaikan dengan apa yang menjadi perintah," ungkapnya.

Pemprov Banten siap ikut berkontribusi dalam penanganan bencana banjir dan cuaca ekstrem jika diperlukan, ungkapnya.

Gubernur Andra Soni menegaskan prinsip penanganan bencana adalah, "bagaimana permasalahan yang sedang dihadapi rakyat itu bisa kita atasi," ungkapnya.

Daerah Banten hingga saat ini belum melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) karena posisi geografis berbeda dengan DKI Jakarta; Banten berada di tengah, sedangkan DKI Jakarta berada di hilir, ungkapnya.

Penanganan cuaca ekstrem di Banten dilakukan dengan cara berbeda, termasuk memperlancar aliran sungai dari hulu ke hilir, ungkapnya.

Saat ini fokus Pemprov Banten adalah pemulihan korban bencana, termasuk menangani pengungsi dan masyarakat terdampak, ungkapnya.

Instruksi Presiden dan Koordinasi Lintas Sektor

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembentukan tim kajian untuk menganalisis dan menyusun rancangan grand design penyelesaian masalah banjir di Pulau Jawa menyusul curah hujan tinggi, ungkapnya.

Presiden Prabowo memantau perkembangan banjir meskipun berada di luar negeri dan berkomunikasi dengan jajaran terkait untuk penanganan dampak hujan lebat, ungkapnya.

Pemerintah juga berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, BNPB, dan BMKG untuk memperkuat operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek guna mengurangi intensitas curah hujan hingga akhir Januari, ungkapnya.

Penanganan lintas sektor dianggap penting, termasuk untuk dampak genangan terhadap infrastruktur transportasi seperti jalur kereta api, ungkapnya.

Dalam sepekan terakhir dilaporkan terdapat 16 titik genangan di jalur rel kereta api, bertambah menjadi 17 titik, termasuk lokasi yang sebelumnya tidak terdampak, sehingga mengganggu perjalanan kereta api, ungkapnya.

Presiden menekankan pentingnya penyelesaian dari hulu ke hilir, termasuk melalui tim otorita pengelolaan pantai utara Jawa yang sedang mempersiapkan proyek Giant Sea Wall, ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf