Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemendikdasmen Salurkan Dana Pembersihan Sekolah untuk Percepat Pemulihan Pendidikan di Aceh

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemendikdasmen Salurkan Dana Pembersihan Sekolah untuk Percepat Pemulihan Pendidikan di Aceh
Foto: (Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat pada Senin (26/1/2026) menyalurkan bantuan dana pembersihan guna mempercepat proses pemulihan pendidikan pascabencana. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan bantuan dana pembersihan sekolah untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana di Provinsi Aceh pada Senin, 26 Januari 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.

“Anak-anak adalah harapan Indonesia masa depan. Jangan pernah berhenti bercita-cita dan jangan kehilangan semangat. Keterbatasan tidak boleh mematahkan tekad untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” ungkap Abdul Mu’ti.

Berdasarkan data per 5 Januari 2026, bantuan pendidikan yang telah disalurkan di Aceh meliputi 15.500 paket school kit.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 97 unit tenda dan 100 ruang kelas darurat untuk mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Dana operasional pendidikan darurat yang disalurkan mencapai Rp11,2 miliar disertai dukungan psikososial sebesar Rp300 juta.

Sebagian sekolah di Aceh masih dalam proses pembersihan halaman sekolah akibat dampak bencana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Sepriyanto menargetkan pembersihan sekolah terdampak dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.

Kepala SDN Tanjung Binjai Kabupaten Aceh Tamiang Rosydha Tanjung menyampaikan, “Terima kasih kepada Bapak Menteri dan jajaran yang telah memberikan bantuan sekolah berupa dana pembersihan sekolah. Dana tersebut sudah saya gunakan untuk semua kegiatan pembersihan sekolah dengan membeli alat-alat kebersihan dan biaya yang digunakan selama pembersihan berlangsung,” ungkapnya.

Perwakilan guru SDN Tanjung Binjai Kabupaten Aceh Tamiang Hasanah Lubis juga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri atas bantuan dana kebersihan sekolah yang terdampak banjir. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami warga sekolah saat membersihkan sekolah. Alhamdulillah, sekolah kami sudah aktif lagi seperti semula. Terima kasih Bapak Menteri,” ujarnya.

Bantuan dana pembersihan sekolah tersebut dinilai membantu menghidupkan kembali proses pembelajaran dan mempercepat pemulihan aktivitas pendidikan di wilayah Aceh Tamiang.

Penulis :
Ahmad Yusuf