
Pantau - Personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) dikerahkan untuk membangun jembatan gantung Burni Bius di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana yang terjadi pada November 2025.
Pembangunan Libatkan TNI dan Warga, Progres Capai 39 Persen
Informasi ini disampaikan melalui siaran pers yang diterima oleh ANTARA di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026.
Pembangunan jembatan ini bertujuan memperbaiki jalur darat yang sempat terputus akibat bencana alam dan kini menjadi akses vital bagi warga setempat.
"Personel TNI AD dikerahkan untuk mengawal pembangunan jembatan. Progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 39 persen," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono.
Proyek ini melibatkan gabungan antara prajurit TNI dan masyarakat lokal.
Personel yang terlibat terdiri dari empat prajurit Koramil 08/Silih Nara yang dipimpin oleh Sertu Junaidi, 25 personel Yon TP 854 dipimpin Serda Dian Nanda, serta 20 warga sekitar.
Donny menyatakan bahwa pembangunan jembatan gantung Burni Bius akan terus dimaksimalkan agar rampung dalam waktu dekat.
"Jembatan ini merupakan akses penting yang menunjang mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah," ujarnya.
Harapan untuk Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan wilayah Aceh pascabencana.
Dengan tersambungnya kembali akses darat, distribusi logistik, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik masyarakat setempat diharapkan bisa kembali normal.
TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat, terutama di daerah-daerah terdampak bencana alam.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







