Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Australia Pantau Ketat Wabah Virus Nipah di Asia Meski Belum Terdeteksi di Negaranya

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Australia Pantau Ketat Wabah Virus Nipah di Asia Meski Belum Terdeteksi di Negaranya
Foto: (Sumber: Tampilan layar saat penumpang pesawat berjalan melewati area pemeriksaan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (29/1/2026).ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj..)

Pantau - Menteri Kesehatan Australia Mark Butler menyatakan pemerintah Australia memantau dengan sangat ketat perkembangan wabah virus Nipah di kawasan Asia meskipun virus tersebut belum pernah terdeteksi di wilayah Australia.

Pernyataan tersebut disampaikan Mark Butler pada Jumat, 30 Januari 2026, sebagai respons atas merebaknya wabah virus Nipah di India sejak Desember tahun sebelumnya.

Mark Butler menegaskan bahwa meskipun otoritas India telah menyampaikan wabah tersebut berhasil dikendalikan, Australia tetap bersikap waspada.

Mark Butler menyatakan “Otoritas India menyampaikan kepada kami bahwa mereka telah mengendalikan wabah tersebut, meski demikian kami tetap memantaunya dengan sangat, sangat ketat, karena ini adalah virus yang sangat serius,” ungkapnya.

Pemerintah Australia menanggapi ancaman wabah virus Nipah dengan sangat serius dan terus melakukan pemantauan ketat meskipun belum menerima rekomendasi untuk mengubah protokol kesehatan yang berlaku.

Pada hari yang sama, Mark Butler menyampaikan bahwa Australia telah memiliki protokol yang jelas dalam menangani pelancong sakit dari luar negeri.

Dalam konteks regional, otoritas di Indonesia juga menerapkan pengawasan yang lebih ketat terhadap penumpang internasional.

Pengawasan tersebut diterapkan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan destinasi luar negeri paling populer bagi wisatawan asal Australia.

Pengelola bandara bersama instansi terkait melakukan pengawasan menyeluruh dengan memasang alat pemindai suhu tubuh atau thermal scanner di area kedatangan internasional dan domestik.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penularan virus Nipah melalui lalu lintas penumpang.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular antara hewan dan manusia.

Dalam sejumlah kasus, virus Nipah juga dapat menular melalui kontak antarmanusia.

Organisasi Kesehatan Dunia mengklasifikasikan virus Nipah sebagai patogen prioritas karena memiliki potensi epidemi yang tinggi.

Tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan virus Nipah menjadi salah satu alasan utama penetapan status tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan