Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polisi Telusuri Asal-Usul Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah, Pemeriksaan DNA Masih Berlangsung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polisi Telusuri Asal-Usul Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah, Pemeriksaan DNA Masih Berlangsung
Foto: (Sumber: Polisi menunjukkan kamera pengawas (CCTV) saat pemengaruh (influencer) Lula Lahfah memasuki lift di apartemen sebelum ditemukan meninggal dunia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/aa..)

Pantau - Kepolisian masih menyelidiki asal-usul tabung gas berwarna pink yang dikenal sebagai whip pink yang ditemukan di apartemen mendiang pemengaruh Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026.

Asal Usul Tabung Gas Masih Misterius

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya belum menemukan bukti pembelian tabung tersebut.

"Kalau bukti pembelian kita masih belum dapatkan, tetapi penyelidik sudah mendalami dari mana asal-usul barang itu dikirim. Ini kan sudah mendalami," ungkapnya.

Tabung gas tersebut ditemukan di kamar asisten rumah tangga saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan.

Polisi menemukan satu tabung whip pink berukuran 2.050 gram yang akan diperiksa menggunakan metode DNA sentuhan (touch DNA).

Selain itu, ditemukan pula satu kotak warna pink berisi 44 tablet obat-obatan yang juga akan diperiksa DNA-nya.

Kombes Budi Hermanto menambahkan bahwa pemeriksaan digital forensik juga masih berjalan.

"Iya. Masih kalau digital forensik masih dilakukan," ujarnya.

Pemantauan N2O Terus Dilakukan, Isu Overdosis Dibantah

Meski kasus kematian Lula Lahfah dihentikan dalam proses penyelidikan, polisi tetap memantau peredaran dan penyalahgunaan tabung gas N2O bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba dan Kementerian Kesehatan.

Menanggapi isu yang beredar mengenai dugaan overdosis, Kombes Budi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Tujuan kita menyampaikan berita yang tidak bias. Isu-isu di luar itu, ayo kita hormati keluarga almarhum, kita jaga simpati dan empati,” tegasnya.

Sebelumnya, polisi juga menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI di lantai 25 apartemen Lula Lahfah yang berlokasi di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan.

"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf