
Pantau - Belantara Foundation mendorong kolaborasi multipihak untuk menjaga dan melestarikan primata asli Indonesia dalam rangka Hari Primata Indonesia 2026 karena banyak jenis primata nasional masuk kategori terancam punah.
Direktur Eksekutif Belantara Foundation Dolly Priatna menyampaikan dorongan tersebut di Jakarta pada Sabtu 31 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa salah satu primata yang saat ini berada dalam kondisi paling terancam adalah Orangutan Tapanuli atau Pongo tapanuliensis.
Data Keterancaman Primata Indonesia
Berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature, dari 66 jenis primata di Indonesia terdapat 12 jenis berstatus kritis.
Sebanyak 25 jenis primata tercatat berstatus terancam punah.
Sebanyak 26 jenis primata lainnya berada pada status rentan.
Terdapat satu jenis primata dengan status hampir terancam.
Dua jenis primata masih masuk dalam kategori kekurangan data.
Dolly menilai Hari Primata Indonesia dapat menjadi momentum penting untuk mendorong kolaborasi multipihak dalam upaya konservasi.
Ia mendorong penggunaan konsep Pentahelix yang melibatkan akademisi, sektor bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mendukung program pelestarian dan perlindungan primata beserta habitatnya di Indonesia.
Berdasarkan aturan nasional, terdapat 37 jenis primata yang telah masuk daftar satwa dilindungi.
Perlindungan tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.
Beberapa primata yang masuk kategori kritis antara lain Orangutan Tapanuli, Owa Simakobu, Lutung Sentarum, dan Tarsius Sangihe.
Status keterancaman tersebut merujuk pada laporan Primates in Peril periode 2023 hingga 2025.
Laporan itu dipublikasikan oleh IUCN SSC Primate Specialist Group, International Primatological Society, dan Re:wild.
Ancaman dan Peran Penting Primata
Dolly menjelaskan bahwa primata memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan hujan tropis.
Primata berfungsi sebagai penyebar biji utama yang membantu regenerasi hutan secara alami.
Keberadaan primata juga menjadi indikator kesehatan ekosistem.
Melalui pola makan berbasis buah, primata membantu penanaman kembali hutan secara alami.
Primata juga berperan dalam mengendalikan populasi serangga serta menjaga siklus hara tanah.
Saat ini primata Indonesia menghadapi ancaman serius yang berpotensi menyebabkan kepunahan.
Ancaman tersebut meliputi deforestasi besar-besaran, konversi lahan, perburuan, dan perdagangan satwa liar ilegal.
Fragmentasi hutan menyebabkan populasi primata terisolasi.
Konflik antara manusia dan primata juga meningkat akibat menyusutnya ruang hidup.
Dolly mengapresiasi langkah pemerintah yang telah dilakukan melalui patroli perlindungan habitat, pusat rehabilitasi, pelepasliaran, serta program edukasi dan penyadartahuan.
Ia menilai konsep Pentahelix dapat menghasilkan pendekatan yang inovatif dan efektif jika didukung koordinasi yang baik dan komitmen tinggi dari seluruh pihak.
Hari Primata Indonesia diperingati setiap tanggal 30 Januari dan diinisiasi oleh PROFAUNA.
Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian publik terhadap maraknya perdagangan dan perburuan primata di Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








