
Pantau - Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, menyatakan bahwa pemerataan pembangunan daerah merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membentuk ketahanan sosial nasional yang kuat.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, melainkan harus inklusif dan adil agar semua warga bisa hidup bermartabat tanpa terjebak dalam kerentanan ekonomi.
Ia menekankan pentingnya kebijakan yang konsisten sebagai penentu keberhasilan pembangunan.
"Kualitas hidup tinggi adalah hasil dari kebijakan yang konsisten, bukan kebetulan," ungkap Ade.
Indeks Sosial Ukur Kesejahteraan Nyata di 514 Daerah
NEXT Indonesia Center mengembangkan Indeks Sosial Indonesia berdasarkan data dari 514 kabupaten/kota, menggunakan delapan indikator utama:
Persentase penduduk miskin
Tingkat pengangguran terbuka (TPT)
Rasio ketergantungan
Rasio belanja makanan terhadap total pengeluaran
Umur harapan hidup
Harapan lama sekolah
Rata-rata lama sekolah
Pengeluaran riil per kapita per tahun
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa rata-rata nasional Indeks Sosial Indonesia tahun 2024 berada di angka 64,66, yang dijadikan sebagai batas standar kualitas hidup nasional.
Kota dengan Kualitas Hidup Tertinggi dan Tantangan Pemerataan
Beberapa kota besar tercatat memiliki Indeks Sosial tertinggi dan menjadi contoh daerah dengan kualitas hidup terbaik:
Denpasar: 94,80 (tertinggi nasional)
Banda Aceh: 87,10 (terbaik di Sumatera)
Kupang: 85,53
Kendari: 85,27
Samarinda: 84,43
Jayapura: 80,85
Banda Aceh menonjol pada indikator pendidikan dan kesehatan, dengan harapan lama sekolah 17,94 tahun, rata-rata lama sekolah 13,10 tahun, dan umur harapan hidup 75,25 tahun.
Sebanyak 247 kabupaten/kota tercatat berada di atas rata-rata nasional, namun masih ada 267 daerah lain yang berada di bawah standar, menunjukkan masih adanya kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Ade menegaskan bahwa kualitas hidup masyarakat masih sangat tergantung pada lokasi, dan layanan publik masih terkonsentrasi di pusat-pusat regional tertentu.
"Pemerataan pembangunan tetap menjadi tantangan besar dalam memastikan seluruh warga Indonesia hidup sejahtera dan setara," tegasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







