Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Warga Gayo Lues Dilibatkan Bangun Hunian Sementara, Dapatkan Penghasilan Tambahan Pascabencana

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Warga Gayo Lues Dilibatkan Bangun Hunian Sementara, Dapatkan Penghasilan Tambahan Pascabencana
Foto: (Sumber: Pelaksana lapangan proyek Huntara, Putra (35) saat ditemui di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Senin (2/2/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad.)

Pantau - Warga terdampak banjir dan longsor di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, memperoleh penghasilan tambahan melalui proyek pembangunan hunian sementara (huntara) yang dilaksanakan pascabencana.

Proyek Huntara Jadi Sumber Pendapatan dan Pemulihan Komunitas

Putra (35), pelaksana lapangan sekaligus pimpinan regu kerja, menyebut bahwa timnya menerima Rp15 juta untuk membangun satu rangkai (couple) huntara yang terdiri atas lima unit, yang kemudian dibagi kepada lima anggota regu.

Abel (40), salah satu pekerja lainnya, mengungkapkan bahwa proyek ini sangat membantu menambah penghasilan harian warga yang terdampak.

"Ini membantu menyambung hidup, karena aktivitas dan akses warga sangat terdampak sejak banjir dan longsor," ungkapnya.

Kegiatan pembangunan huntara tidak hanya memberikan dampak fisik berupa tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan ekonomi warga secara langsung.

BNPB Targetkan Selesai Sebelum Ramadhan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebutuhan huntara di Kabupaten Gayo Lues mencapai 2.659 unit, yang akan dibangun di 20 titik pada tujuh kecamatan terdampak.

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, menyampaikan bahwa di Desa Rigeb saat ini telah dibangun 133 unit huntara, dengan 25 unit di antaranya sudah rampung dan dinyatakan siap ditempati.

BNPB menargetkan seluruh pembangunan huntara selesai sebelum Ramadhan 2026 agar dapat dimanfaatkan oleh warga sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap (huntap).

Penulis :
Gerry Eka