
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada periode 2–4 Februari 2026.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Nanik Tresnawati menyampaikan bahwa kondisi cuaca di wilayah NTT berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat hingga 4 Februari 2026 dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG menjelaskan bahwa dinamika cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Atmosfer Low dan Gelombang Rossby yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.
Selain itu, terpantau Bibit Siklon Tropis 98P di sekitar wilayah Darwin, Australia bagian utara, yang mendukung terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin sehingga meningkatkan potensi hujan di NTT.
BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 98P diperkirakan bergerak ke arah barat dan dalam 24 jam ke depan memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Pada Senin 2 Februari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diprakirakan terjadi di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Alor, Ende, Flores Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, dan Sikka.
BMKG memprakirakan pada Selasa 3 Februari 2026 potensi cuaca serupa hanya terjadi di wilayah Kabupaten Alor.
Sementara itu, pada Kamis 4 Februari 2026 hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Timur.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian yang berlaku di wilayah NTT pada 2–4 Februari 2026.
BMKG Stasiun Geofisika Kupang mencatat pada periode 1–31 Januari 2026 terjadi aktivitas sambaran petir di wilayah Kota Kupang sebanyak 3.871 sambaran.
Aktivitas sambaran petir terbanyak tercatat pada 19 Januari 2026 dengan total 2.875 sambaran.
BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca resmi melalui layanan 24 jam BMKG di nomor (0380) 881613 dan WhatsApp 0811-3940-4264 serta aplikasi INFO BMKG yang tersedia di Appstore dan Playstore.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








