Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Identifikasi Korban Longsor Cisarua Capai 58 Orang, Tim DVI Masih Lanjutkan Proses Pencocokan Data

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Identifikasi Korban Longsor Cisarua Capai 58 Orang, Tim DVI Masih Lanjutkan Proses Pencocokan Data
Foto: Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin 2/2/2026 (sumber: ANTARA/Rubby Jovan)

Pantau - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 58 jenazah korban tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga hari kesepuluh pascakejadian, pos DVI yang berada di lokasi pencarian telah menerima total 79 kantong jenazah dari tim SAR gabungan.

"Pada hari kesepuluh ini kami berhasil mengidentifikasi sebanyak 58 jenazah. Dengan demikian, masih terdapat 21 yang belum teridentifikasi," ungkap Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jawa Barat, saat konferensi pers di Bandung, Senin (2/2/2026).

Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Tim DVI masih melanjutkan upaya untuk mengidentifikasi 21 jenazah yang belum terkonfirmasi melalui pencocokan data post-mortem dan ante-mortem.

"Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada, kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi berkaitan dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, baik pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem," ia mengungkapkan.

Hendra menyampaikan harapan agar proses identifikasi dapat terus berjalan lancar seiring terus diperbaruinya laporan orang hilang yang masuk dari masyarakat.

"Karena, berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah orang hilang terus diperbarui setiap hari. Kami akan melayani sampai seluruh proses selesai," katanya.

Pengerahan Anjing Pelacak dan Sumber Daya Maksimal

Untuk mempercepat pencarian korban, pihak kepolisian juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR), khususnya di area-area sulit yang tidak bisa dijangkau alat berat.

"Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Hendra.

Kehadiran Den K9 SAR diharapkan mampu membantu tim gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang masih tertimbun material longsor.

Data sementara hingga Senin (2/2) pukul 14.00 WIB menunjukkan bahwa 79 kantong jenazah telah dievakuasi ke pos DVI, dengan 58 di antaranya sudah teridentifikasi dan 21 sisanya masih dalam proses.

Penulis :
Arian Mesa