Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Cak Imin Sebut Bunuh Diri Siswa Ngada karena Tak Mampu Beli Alat Tulis Harus Menjadi Cambuk Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Cak Imin Sebut Bunuh Diri Siswa Ngada karena Tak Mampu Beli Alat Tulis Harus Menjadi Cambuk Nasional
Foto: (Sumber: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar memberikan keterangan di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (ANTARA/Rio Feisal))

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai bunuh diri seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10.000 harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak, saat berbicara di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa malam.

Cambuk bagi semua pihak

“Ya, ini harus menjadi cambuk ya,” ungkapnya.

Cak Imin menegaskan kasus tersebut menjadi pengingat agar pemerintah dan masyarakat lebih terbuka serta mudah dimintai pertolongan oleh siapa pun yang mengalami kesulitan.

Ia menyatakan akar frustrasi sosial di balik peristiwa ini perlu ditelusuri lebih jauh agar tidak terulang.

Latar belakang korban

Sebelumnya korban mengakhiri hidupnya setelah meninggalkan sepucuk surat perpisahan untuk ibundanya yang berinisial MGT.

Korban diketahui tinggal bersama neneknya di Kabupaten Ngada.

Ibunda korban merupakan orang tua tunggal yang bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.

Ia harus menghidupi lima anak, termasuk korban yang kini telah meninggal dunia.

Penulis :
Aditya Yohan