
Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memotivasi para penyintas kanker untuk terus berjuang karena kanker kini sudah bisa disembuhkan serta dicegah melalui deteksi dini.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan saat peringatan Hari Kanker Sedunia yang digelar di Jakarta, Rabu.
Menteri Kesehatan menegaskan kanker dapat disembuhkan dengan syarat dilakukan deteksi dini sejak awal.
Ia mengajak masyarakat untuk datang ke fasilitas kesehatan guna melakukan deteksi dini kanker dan tidak merasa takut.
Menteri Kesehatan mengungkapkan bahwa setiap dua menit terdapat satu orang yang meninggal dunia akibat kanker.
Pemerintah terus mengoptimalkan upaya deteksi dini kanker melalui program Cek Kesehatan Gratis.
Menteri Kesehatan menjelaskan kanker payudara menjadi penyebab kematian nomor satu akibat kanker di Indonesia.
Program Cek Kesehatan Gratis ditujukan bagi 280 juta masyarakat Indonesia dan mencakup skrining kanker payudara.
Ia mengimbau seluruh perempuan Indonesia agar tidak takut melakukan deteksi dini kanker.
Menteri Kesehatan menyoroti masih banyak perempuan yang enggan melakukan skrining karena khawatir terdeteksi kanker.
Saat ini terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di Indonesia yang memiliki layanan skrining kanker.
Selain skrining, kanker serviks juga dapat dicegah melalui vaksinasi Human Papillomavirus atau HPV.
Menteri Kesehatan mengungkapkan bahwa baru sekitar empat juta perempuan yang melakukan skrining kanker dari target 40 juta orang.
Ia mendorong seluruh pemerintah daerah untuk berkolaborasi meningkatkan angka skrining kanker di puskesmas.
Menteri Kesehatan kembali menegaskan bahwa kanker sekarang bisa disembuhkan dengan tingkat kesembuhan tinggi apabila terdeteksi sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dengan capaian vaksinasi HPV terbaik.
Pemerintah daerah yang mendapat apresiasi meliputi Kabupaten Palembang di Sumatera Selatan, Kabupaten Berau di Kalimantan Timur, Kabupaten Bekasi di Jawa Barat, Kabupaten Serang di Banten, Kabupaten Sidrap di Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







