Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Aceh Timur Rampungkan 300 Unit Huntara untuk Korban Bencana, Ribuan Lainnya Segera Menyusul

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemerintah Aceh Timur Rampungkan 300 Unit Huntara untuk Korban Bencana, Ribuan Lainnya Segera Menyusul
Foto: Arsip foto - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky (kiri) meninjau hunian sementara korban bencana hidrometeorologi di Aceh Timur, Senin 26/1/2026 (sumber: Humas Pemkab Aceh Timur)

Pantau - Sebanyak 300 unit hunian sementara (huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur telah selesai dibangun oleh pemerintah daerah setempat.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas utama pemerintah agar para penyintas bencana dapat segera direlokasi dari tempat pengungsian ke hunian yang layak.

"Percepatan pembangunan hunian sementara menjadi prioritas pemerintah daerah, sehingga masyarakat segera keluar dari kondisi darurat dan dapat menempati hunian yang layak," ungkapnya.

Rincian Progres Pembangunan Huntara

Dari total 300 unit huntara yang telah rampung, sebanyak 198 unit dibangun dengan skema insitu, yaitu di lokasi bekas rumah korban, sementara 102 unit lainnya dibangun secara komunal.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga masih membangun 1.169 unit huntara insitu lainnya, dengan rincian 439 unit telah mencapai progres di atas 50 persen dan 730 unit masih di bawah 50 persen.

"Total huntara insitu yang dibangun di Kabupaten Aceh Timur mencapai 2.592 unit. Selebihnya, sebanyak 1.225 unit segera dibangun dan material bangunannya juga sudah tersedia di lokasi," ia mengungkapkan.

Untuk skema komunal, total yang direncanakan mencapai 201 unit. Dari jumlah tersebut, 102 unit telah rampung, 85 unit siap dibangun karena material sudah tersedia di lokasi, dan sisanya masih dalam tahap pematangan lahan.

Wilayah Penerima Manfaat dan Pengawasan Proyek

Kecamatan Pante Bidari tercatat sebagai wilayah penerima manfaat terbanyak dengan total 1.541 unit huntara.

Beberapa kecamatan lain yang juga menjadi sasaran pembangunan huntara antara lain Rantau Peureulak, Serba Jadi, dan Simpang Jernih.

Iskandar Usman menegaskan bahwa Pemkab Aceh Timur akan terus memperkuat pengawasan di lapangan guna memastikan pembangunan huntara sesuai target serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kualitas dan ketepatan sasaran penerima manfaat, tidak hanya fokus pada capaian jumlah unit yang selesai.

"Kami minta seluruh pelaksana di lapangan bekerja sesuai standar. Huntara ini bukan sekadar bangunan, tapi tempat masyarakat memulai kembali kehidupan mereka setelah bencana," tegasnya.

Penulis :
Leon Weldrick