
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengumumkan peluncuran rute baru Transjabodetabek yang melayani trayek Blok M–Bandara Soekarno Hatta dengan dukungan 20 unit bus, yang akan tersedia setiap 5 hingga maksimal 10 menit.
Armada dan Jadwal Operasional
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan bahwa trayek baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perjalanan dari pusat kota menuju bandara dan sebaliknya.
"Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20 unit. Dengan demikian, setiap 5, maksimum 10, menit itu selalu ada," ungkapnya.
Dengan jumlah armada tersebut, waktu tunggu penumpang akan lebih singkat, sehingga meningkatkan kenyamanan dan kecepatan akses menuju Bandara Soekarno Hatta.
Tarif yang diberlakukan untuk rute ini adalah Rp2.000 sebelum pukul 07.00 WIB dan Rp3.500 setelah pukul 07.00 WIB.
Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai kenaikan tarif layanan Transjakarta maupun Transjabodetabek.
Efisiensi Waktu Tempuh dan Pengurangan Kemacetan
Gubernur Pramono optimistis bahwa layanan ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat karena keunggulan biaya dan waktu tempuh.
"Pasti orang akan menggunakan itu. Gimana dari Soekarno Hatta sampai Blok M cuma bayar Rp3.500, mobilnya bagus. Siapa yang nggak mau? Pasti mau," ia mengungkapkan.
Bus Transjabodetabek untuk rute ini akan menggunakan jalur khusus, yang memungkinkan waktu tempuh lebih cepat dibandingkan moda transportasi lain.
Selain itu, kehadiran rute baru ini dinilai dapat membantu mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta dan Banten, khususnya di jalur menuju dan dari bandara.
Peluncuran resmi rute Blok M–Bandara Soekarno Hatta dijadwalkan berlangsung pada pekan depan, meskipun tanggal pastinya belum diumumkan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







