
Pantau - Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menekankan pentingnya perspektif global dalam karya jurnalistik para jurnalis muda, terutama dalam menghadapi tantangan dunia media yang terus berkembang.
Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Serang, Banten.
Perspektif Global Buka Wawasan, Hindari Jurnalisme Sempit
Menurut Benny, jurnalis yang hanya memiliki pengalaman dalam negeri cenderung berpandangan sempit dan kehilangan kemampuan melihat isu secara menyeluruh.
"Ketika wartawan hanya mengalami pengalaman dalam negeri, tidak punya pengalaman luar, maka dia hanya memiliki sifat inward looking. Nah, itu akan menimbulkan apa, stagnasi," ungkapnya.
Ia menyebut bahwa pengalaman bertugas di luar negeri dapat memperkaya sudut pandang dan meningkatkan nilai karya jurnalistik.
Dengan membandingkan isu domestik dengan konteks global, jurnalis dapat memberikan makna dan solusi, bukan sekadar menyajikan fakta.
"Ekonomi Indonesia dibilang turun, tapi ketika dikomparasi dengan negara kekuatan ekonomi seperti China dan Singapura dalam kuartal pertama dan kuartal kedua, nah itu ternyata kita turun tapi negara lain lebih turun. Artinya kita masih punya kemampuan ekonomi lebih bagus," jelasnya.
Peran Kampus dan Regulasi dalam Membangun Pers Profesional
Benny juga mendorong institusi pendidikan, terutama kampus, untuk memperluas pelatihan jurnalistik yang tidak hanya fokus pada isu nasional, tetapi juga internasional.
Ia menekankan perlunya menanamkan rasa ingin tahu dan tanggung jawab sejak awal melalui pelatihan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Tak hanya itu, ia menilai penting adanya dukungan regulasi yang kuat untuk menciptakan ekosistem pers yang sehat dan profesional.
"Yang paling penting, kehidupan pers itu didukung oleh regulasi baik pemerintah baik juga dari Dewan Pers sendiri," ujar Benny.
Pernyataan ini menjadi refleksi penting dalam momentum Hari Pers Nasional, agar generasi jurnalis berikutnya mampu menjawab tantangan global dan tetap relevan dalam menyuarakan kepentingan publik secara cerdas dan bermakna.
- Penulis :
- Gerry Eka







