Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Proyek Jacking Saluran Air di Jalan DI Panjaitan Ditargetkan Rampung 2026 untuk Atasi Banjir dan Macet

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Proyek Jacking Saluran Air di Jalan DI Panjaitan Ditargetkan Rampung 2026 untuk Atasi Banjir dan Macet
Foto: (Sumber: Banjir setinggi 50 sentimeter (cm) merendam Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)..)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur memastikan proyek jacking saluran air di Jalan DI Panjaitan masih berjalan dan ditargetkan selesai pada tahun 2026.

Progres Pengerjaan dan Dampak Banjir

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengatakan, "Jalan DI Panjaitan sekarang lagi dalam tahap pengerjaan jacking. Semoga secepatnya selesai. Kami targetkan tahun ini, tahun 2026, selesai pengerjaan."

Proyek jacking ini dilakukan untuk mengatasi masalah banjir dan kemacetan di kawasan tersebut.

Metode jacking merupakan pemasangan pipa dengan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan, kemudian mendorong pipa menggunakan tekanan hidrolik.

Menurut Munjirin, banjir dan genangan di Jalan DI Panjaitan bahkan saat hujan ringan disebabkan drainase yang belum selesai.

Pekerjaan jacking dikerjakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur.

Proyek ini bersifat multiyears, dimulai tahun sebelumnya dan berlanjut hingga 2026.

Selama pembangunan berlangsung, sistem drainase belum berfungsi optimal sehingga air hujan menggenangi badan jalan, mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas.

Munjirin membenarkan, "Jacking-nya memang belum selesai. Mudah-mudahan kalau sudah rampung, nanti bisa mengatasi kemacetan maupun genangan yang ada di Jalan DI Panjaitan."

Penanganan dan Harapan Setelah Proyek Rampung

Pemerintah Kota Jakarta Timur terus memantau progres proyek agar berjalan sesuai target.

Setelah proyek selesai, kapasitas saluran air diharapkan meningkat dan mampu menampung debit hujan lebih maksimal.

Selain mengurangi risiko banjir, proyek ini juga diharapkan memperlancar arus lalu lintas yang terganggu karena genangan dan penyempitan jalan selama proyek berlangsung.

Pemkot Jakarta Timur berkomitmen menyelesaikan proyek demi peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

Dengan selesainya proyek jacking, Jalan DI Panjaitan diharapkan tidak lagi menjadi titik rawan banjir dan kemacetan.

Sebelumnya, hujan deras sekitar 15 menit pada 4 Februari 2026 menyebabkan banjir setinggi 50 cm di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara.

Genangan ini mengganggu pengendara, terutama roda dua dan kendaraan kecil.

Akibat banjir, kepolisian harus mengatur lalu lintas secara manual dan mengalihkan arus kendaraan dari arah Cawang dan UKI ke Jalan Otista Raya sebagai jalur alternatif.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf