
Pantau - Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, dengan pesan utama agar kedua institusi tetap bersatu dan menjadi kekuatan yang dicintai rakyat.
Presiden menyampaikan pengarahan sebagai Panglima Tertinggi TNI dan Polri, menekankan pentingnya profesionalisme serta peran aktif TNI-Polri dalam menjaga kepentingan rakyat dan negara.
"Tentu sebagai Panglima Tertinggi TNI maupun Polri, tentu Bapak Presiden memberikan pengarahan-pengarahan untuk bagaimana TNI maupun Polri harus menjadi institusi yang kuat, profesional, dan terutama tadi pesan beliau adalah untuk menjadi Tentara Rakyat dan Polisi yang dicintai oleh rakyat," ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Prasetyo menambahkan bahwa Presiden juga memberikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya.
Kedua institusi dinilai berperan besar dalam menyukseskan berbagai program pemerintah yang berpihak pada rakyat.
Presiden juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen, termasuk TNI dan Polri.
"Jadi, beliau tadi juga memberikan penekanan untuk TNI maupun Polri terus merapatkan barisan, terus memperbaiki diri, dan terutama bersatu untuk kepentingan bangsa dan negara," ia mengungkapkan.
Penguatan Peran TNI-Polri dan Agenda Strategis Nasional
Presiden Prabowo turut memberikan evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri selama setahun terakhir, termasuk dorongan untuk meningkatkan profesionalisme dan kepedulian terhadap masyarakat.
Selama periode tersebut, TNI dan Polri menjalankan berbagai tugas melampaui fungsi pokok institusional, termasuk dalam penanganan bencana hingga pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.
"Baik TNI maupun Polri juga bekerja keras ikut membangun sehingga bisa meringankan beban masyarakat," jelas Prasetyo.
TNI dan Polri disebut berada di garda terdepan dalam berbagai situasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Rapat pimpinan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar setiap awal tahun, sebagai forum koordinasi strategis antar pimpinan TNI dan Polri.
"Rapat Pimpinan TNI dan Polri ini adalah agenda rutin tahunan sebetulnya. Jadi, setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri. Dan hari ini, alhamdulillah Bapak Presiden dapat memberikan pengarahan," ujar Prasetyo.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas nasional dan mendukung agenda strategis pemerintah di tahun 2026.
Rapat tersebut dihadiri lebih dari 650 peserta dari unsur TNI, Polri, serta sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih, mencerminkan kuatnya komitmen lintas sektor dalam memperkuat koordinasi nasional.
- Penulis :
- Arian Mesa








