Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

KLH Kirim Tim untuk Selidiki Dugaan Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KLH Kirim Tim untuk Selidiki Dugaan Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Sungai Cisadane pascatercemar zat kimia pestisida. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang..)

Pantau - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mengirimkan tim untuk menyelidiki dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di Tangerang Selatan pada Senin, 9 Februari 2026.

Tim KLH/BPLH Lakukan Verifikasi di Lokasi Kebakaran

Deputi PPKL KLH/BPLH Rasio Ridho Sani mengonfirmasi bahwa tim mereka sudah berada di lapangan untuk memverifikasi kejadian dan mengkaji dampaknya.

Namun, Rasio menyatakan bahwa belum ada hasil sementara yang bisa disampaikan karena tim masih melakukan kajian lapangan.

Kebakaran Gudang Pestisida Diduga Sebabkan Pencemaran

Kebakaran yang terjadi di Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, diduga telah mencemari Sungai Cisadane yang mengalir di sekitar lokasi kebakaran.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan melaporkan bahwa cairan kimia dari kebakaran tersebut mencemari sungai, mengakibatkan perubahan warna dan bau air, serta menyebabkan ikan mati.

Sumber Pencemaran Teridentifikasi dari Cairan Kimia Kebakaran

Pencemaran diidentifikasi berasal dari cairan kimia yang tersebar ke bantaran sungai setelah petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api di gudang pestisida.

Hadiman, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel, mengonfirmasi bahwa air yang terkontaminasi tersebut tercampur dengan aliran sungai, menyebabkan penurunan kualitas air dan gangguan pada ekosistem di sekitarnya.

Ikan Mati dan Kondisi Air Tercemar

Akibat pencemaran, kondisi air di sungai menjadi sangat tercemar, dan banyak ikan yang ditemukan mati karena paparan pestisida.

Penelitian Lanjutan dan Rekomendasi Penanganan

Tim KLH/BPLH akan terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak lebih luas dari pencemaran ini. Mereka juga akan segera memberikan rekomendasi penanganan yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini dan mencegah dampak lebih lanjut terhadap lingkungan.

Penulis :
Aditya Yohan