
Pantau - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Utut Adianto, menegaskan pentingnya penguatan teritorial TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia saat Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI ke Korem 063/Sunan Gunung Jati di Cirebon, Jawa Barat, Rabu, 12 Februari 2026.
Ia menyatakan bahwa TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional, terutama di wilayah dengan dinamika sosial dan kepadatan penduduk tinggi seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"TNI itu menurut saya garda terdepan untuk utuhnya NKRI. Salah satu episentrum terberat dan terbesar potensi berbagai masalah selama ini ada di Jawa Barat dan Jawa Tengah, dan itu bisa diatasi." ungkapnya.
Penguatan Teritorial dan Fungsi Pengawasan
Komisi I DPR RI sebelumnya telah melakukan kunjungan ke sejumlah Komando Resort Militer di Jawa Tengah, yakni Korem 071, Korem 072, Korem 073, dan Korem 074, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan.
Komisi I menargetkan seluruh Korem di Pulau Jawa dapat dikunjungi guna memastikan penguatan teritorial, peningkatan kesejahteraan prajurit, serta kesiapan TNI menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
"Harapan kami di Komisi I semua Korem di Jawa ini kita datangi. Kodam semua sudah. Ini bagian dari penguatan teritorial." tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa TNI yang kuat harus ditopang oleh teritorial yang terjaga, prajurit yang terdidik dan terlatih, serta dukungan logistik dan alutsista yang memadai sesuai kemampuan negara.
"TNI yang kuat itu apa? Yaitu yang teritorialnya terjaga. Kedua, pasukannya semua terdidik, terlatih, dan kuat. Yang ketiga memiliki logistik yang memadai. Paling tidak memadai sesuai kemampuan negara." jelasnya.
Dukungan Modernisasi dan Kesejahteraan Prajurit
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI sepakat mendukung modernisasi alutsista TNI dan peningkatan kesejahteraan prajurit sejalan dengan implementasi Undang-Undang TNI yang baru yang mencakup aspek keadilan sosial.
"Yang paling penting dari Undang-Undang TNI itu adalah konsep keadilan, yaitu kesejahteraan prajurit. Konsepnya adalah keadilan sosial. TNI itu bukan pekerjaan, itu pengabdian. Prajurit tidak bisa menolak perintah. Karena itu, kita harus memberi penghargaan terhadap pengabdian tersebut. Salah satunya dengan peningkatan kesejahteraan bagi prajurit." tambahnya.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Hista Soleh Harahap menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan serta perhatian Komisi I DPR RI terhadap satuan teritorial di wilayahnya.
"Alhamdulillah, saya merasa bersyukur dan bangga menerima kunjungan dari Komisi I DPR RI pada hari ini. Kami telah menyampaikan kondisi geografi, demografi, dan sosial di wilayah Korem 063/Sunan Gunung Jati." ujarnya.
Ia juga menyampaikan kebutuhan sarana prasarana dan alutsista secara umum untuk mendukung percepatan pelaksanaan tugas di Korem 063 maupun TNI secara keseluruhan.
"Sejumlah arahan terkait penguatan pembinaan teritorial akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran Korem. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih dan rasa hormat kami atas kehadiran dan dukungan Komisi I DPR RI terhadap kami, dan TNI secara keseluruhan." tutupnya.
- Penulis :
- Shila Glorya







