
Pantau - Universitas Hasanuddin dan Nippon Koei Co., Ltd memperkuat kemitraan strategis yang berfokus pada luaran terukur dan berkelanjutan khususnya dalam pengembangan riset terapan dan sistem manajemen infrastruktur.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas Adi Maulana menyatakan "Kolaborasi ini kami desain sebagai kemitraan berbasis output, bukan sekadar formalitas. Fokusnya adalah penguatan riset terapan, alih teknologi, dan pembentukan unit pengelolaan yang mampu bekerja dengan standar internasional,".
Model kerja sama yang dibahas mencakup penyediaan fasilitas laboratorium bersama sebagai ruang pengembangan inovasi.
Kerja sama tersebut juga meliputi pembentukan manajemen unit sebagai pusat alih teknologi yang terintegrasi.
Selain itu terdapat penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa melalui program riset kolaboratif serta pertukaran akademik.
Adi Maulana menjelaskan bahwa "Skema ini diharapkan menghasilkan luaran konkret berupa publikasi bersama, prototipe teknologi, model perencanaan infrastruktur, hingga rekomendasi kebijakan berbasis riset,".
Deputy Chief Representative of Jakarta Office Nippon Koei Taro Koike menyampaikan apresiasi atas komitmen Unhas dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas institusi.
Taro Koike menyatakan "Kerja sama ini penting bagi kedua institusi karena membuka ruang kolaborasi yang lebih terstruktur dalam riset terapan dan pengembangan kapasitas teknis. Unhas memiliki potensi riset yang kuat untuk dikembangkan dalam proyek-proyek berbasis inovasi,".
Melalui nota kesepahaman tersebut Unhas dan Nippon Koei berkomitmen mengembangkan kerja sama jangka panjang yang terarah.
Kerja sama itu ditargetkan menghasilkan inovasi teknologi penguatan kapasitas sumber daya manusia serta kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan.
Kemitraan ini juga diharapkan memperkuat posisi Unhas dalam jejaring kolaborasi internasional berbasis riset terapan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







