
Pantau - Warga masih menemukan api kecil di lokasi kebakaran 16 rumah di Jalan Bangka III RT 14/RW 02, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, meskipun peristiwa utama terjadi pada Selasa (10/2) pukul 04.39 WIB.
Seorang warga, Afri Utami, mengatakan bara api diduga masih tersisa setelah proses pemadaman sebelumnya.
"Mungkin waktu penyiraman (kebakaran) kurang sempurna gitu. Jadi kan dia nyimpan bara ya. Kita juga heran sampai dua hari dia baru membesar gitu," ujarnya di lokasi.
Bara Api Muncul dari Kasur Kapuk
Afri menduga api muncul kembali karena proses penyiraman belum sepenuhnya tuntas sehingga masih menyimpan bara.
Bara tersebut diketahui berasal dari kasur kapuk yang tertutupi asbes.
Menurutnya, api baru membesar dua hari setelah kebakaran awal sehingga mengejutkan warga sekitar.
Mengetahui adanya api kecil, warga langsung bergotong-royong secara estafet mengoper ember berisi air untuk memadamkannya.
Saat kebakaran pertama terjadi, Afri berhasil menyelamatkan surat-surat berharga karena telah menaruhnya dalam satu tas.
"Iya, memang sudah dipersiapkan jadi sudah dalam satu tas. Tapi tetap saja kemarin masih ada yang ketinggalan, ijazah anak-anak sama rapor," katanya.
Ia berharap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dapat membantu kebutuhan sehari-hari serta merealisasikan program bedah rumah.
"Kami berharap intinya semuanya dibantu kalau bisa untuk pembangunan rumahnya kembali. Insya Allah ke depannya bisa hidup, masih bisa lancar untuk jalani semuanya," ujarnya.
Kerugian Capai Rp2 Miliar
Warga lainnya, Giyono, yang telah pensiun, berharap pemerintah terus membantu proses pemulihan pascakebakaran.
"Saya bersyukur pemerintah sudah memberikan bantuan makanan hingga pakaian," katanya.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan menaksir kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Sebanyak 19 unit pemadam kebakaran dengan 91 personel dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.
Sebanyak 55 jiwa atau 22 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







