
Pantau - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diperkuat 47 penjamah makanan untuk menyalurkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik dengan kapasitas produksi 1.200 porsi per hari.
Kepala Polres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan, “SPPG resmi beroperasi dengan kapasitas produksi menu MBG 1.200 porsi per hari, tetapi awal diproduksi 1.189 porsi per hari,”.
Pada tahap awal, produksi dilakukan sebanyak 1.189 porsi per hari sebelum ditingkatkan secara bertahap sesuai kapasitas maksimal.
Pengawasan Ketat dan Mitigasi Risiko
Setiap produksi menu MBG diawasi ketat dan mendapat pendampingan dari ahli gizi untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada peserta didik penerima manfaat.
Proses produksi di dapur penyedia menu MBG yang dikelola Yayasan Bhayangkari Polres Penajam Paser Utara mewajibkan makanan dicicipi terlebih dahulu oleh internal SPPG.
“Sampel makanan yang diproduksi setiap hari juga disimpan sebagai upaya mitigasi risiko,” ujar Andreas.
Sebanyak 47 penjamah makanan yang terlibat direkrut sejak tahun lalu dari masyarakat lokal dan telah mengikuti pelatihan pengolahan serta penyajian makanan serta memiliki sertifikat penjamah makanan.
Libatkan Petani Lokal dan Perluas Dapur MBG
Andreas menegaskan bahan pangan untuk menu MBG diutamakan berasal dari produksi petani lokal.
“SPPG Polres juga mengutamakan bahan pangan menu MBG adalah produksi petani lokal,” katanya.
Sebelum SPPG Polres beroperasi, telah terdapat sembilan dapur penyedia menu MBG di Kabupaten Penajam Paser Utara yang melayani sekitar 11.570 peserta didik.
Pemerintah kabupaten menargetkan sebanyak 24 dapur penyedia menu MBG akan dioperasikan di wilayah tersebut untuk memperluas cakupan layanan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








