
Pantau - Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Utara membangkitkan semangat belajar siswa dengan menyerahkan bantuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyusul dampak banjir deras pada akhir November 2025.
Bantuan disalurkan setelah hasil asesmen menunjukkan banyak siswa terpaksa bersekolah menggunakan pakaian rumah karena seragam dan perlengkapan sekolah rusak atau hilang akibat banjir.
Koordinator Lapangan PMI Sumut Ade Yudiansyah menyampaikan, "Sudah kita distribusikan bantuan bagi siswa berupa seragam sekolah, school kit, dan paket kebersihan di SMP Negeri 1 Tukka, Tapanuli Tengah," ujar Koordinator Lapangan PMI Sumut Ade Yudiansyah di Tapanuli Tengah, Sumut, Ahad.
Bantuan juga mencakup hygiene kit, alat kebersihan sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian vitamin bagi siswa dan guru.
Ade mengatakan, "Kami tidak hanya fokus pada kebutuhan siswa, seperti buku tulis, dan alat sekolah. Tetapi PMI juga memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar," katanya.
Bantuan untuk guru meliputi dignity kit yang berisi barang kebersihan pribadi dasar.
Relawan PMI Sumut turut menghadirkan dukungan psikososial melalui kegiatan bermain dan bernyanyi bersama.
Ade menyampaikan, "Dengan metode bermain dan bernyanyi bersama, siswa diajak melepas trauma akibat bencana agar kembali bersemangat menuntut ilmu," katanya.
PMI Sumut menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas agar aktivitas belajar mengajar tidak terhenti akibat bencana.
Ade menambahkan, "Jangan sampai pembelajaran terhenti hanya karena masalah seragam, dan kebutuhan sekolah. Ini adalah awal, kami akan melanjutkan kegiatan serupa di sekolah terdampak bencana lainnya," kata Ade.
Kepala SMP Negeri 1 Tukka, Hia, mengapresiasi bantuan PMI Sumut bagi para siswa.
Ia menyatakan, "Memang sekolah kami tidak terdampak, tapi siswa siswinya terdampak langsung. Sebelumnya, mereka ini belum mendapatkan uluran tangan dari berbagai pihak," kata dia.
- Penulis :
- Gerry Eka







