Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Air Bersih Masih Jadi Kendala, PMI Distribusikan 2,5 Juta Liter untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Air Bersih Masih Jadi Kendala, PMI Distribusikan 2,5 Juta Liter untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya
Foto: Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan suplai air bersih kepada penyintas bencana Adi jalan Simpang kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin 16/02/2026 (sumber: ANTARA/Fajar Satriyo)

Pantau - Pasokan air bersih masih menjadi kendala bagi sebagian penyintas bencana di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, hingga Senin, 16 Februari 2026 pukul 19.36 WIB.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan suplai air bersih kepada penyintas bencana di Jalan Simpang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Senin, 16 Februari 2026.

Sejumlah sumur warga dilaporkan tertimbun lumpur akibat banjir sehingga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Penyintas Bergantung pada Distribusi PMI

Seorang penyintas bencana, Abdul Ghani, menyampaikan bahwa dalam kehidupan sehari-hari dirinya hanya berharap pasokan air bersih dari PMI karena sumurnya tertimbun lumpur bawaan banjir.

“Ada orang lain kadang dia kasih air bersih, sikit dia kasih. Tapi alhamdulillah beberapa kali saya jumpa PMI, selalu dia kasih dua tong tiga tong dia kasih,” kata Abdul Ghani kepada ANTARA, Senin.

Air bersih yang diterima Abdul Ghani digunakan untuk mencuci beras, air minum, dan berwudhu.

Penyintas lainnya, Muammar Reza Pahlevi, juga menyampaikan bahwa dirinya kini hanya bergantung pada pasokan air bersih dari PMI karena sumurnya masih terdapat endapan lumpur.

“Ini kan secara berangsur, mulai sama-sama semua pihak pemerintah sama-sama saling berkolaborasi seperti apa-apa. Mungkin untuk kami meminta bantuan sumur yang tertimbun dengan tanah, tolong dibantu untuk masyarakatnya biar ada air bersih lagi lah,” harap Muammar.

PMI Distribusikan 2,5 Juta Liter Air Bersih

Berdasarkan data yang diterima per Minggu, 15 Februari 2026, PMI telah mendistribusikan sebanyak 2.541.000 liter air bersih di Kabupaten Pidie Jaya.

Distribusi air bersih tersebut mencakup kecamatan yang paling terdampak akses air bersih, yakni Meureudu, Meurah Dua, Trieng Gadeng, Bandar Dua, Ulim, dan Jangka Buya.

Sebanyak 15.667 penyintas bencana di Pidie Jaya yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih telah menerima bantuan tersebut.

Saat ini PMI Pidie Jaya memiliki kapasitas produksi air bersih harian sekitar 40.000 hingga 50.000 liter per hari untuk memenuhi kebutuhan para penyintas.

Penulis :
Leon Weldrick