Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ferry Juliantono Menyatakan Pembangunan 1.000 Kopdes Merah Putih Rampung dan Target 80 Ribu Unit Dikejar Hingga Akhir 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Ferry Juliantono Menyatakan Pembangunan 1.000 Kopdes Merah Putih Rampung dan Target 80 Ribu Unit Dikejar Hingga Akhir 2026
Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan keterangan dalam jumpa pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Rabu 18/2/2026 (sumber: ANTARA/Shofi Ayudiana)

Pantau - Ferry Juliantono menyampaikan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah mencapai 1.000 unit yang selesai dibangun dari total target 80 ribu unit dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan hingga Februari 2026 jumlah Kopdes Merah Putih yang sedang dalam proses pembangunan mencapai hampir 20 ribu unit dengan rata-rata progres fisik sekitar 20 persen.

Ferry mengungkapkan, "Asumsinya kalau sekarang 20 persen, pada Mei nanti sudah selesai 100 persen dibangun (20 ribu unit)."

Ia menegaskan pembangunan Kopdes Merah Putih memerlukan persiapan matang agar koperasi dapat segera beroperasi optimal setelah rampung.

Persiapan tersebut meliputi sistem manajemen, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan teknis lainnya agar koperasi dapat langsung berjalan begitu pembangunan selesai.

Target Bertahap Capai 80 Ribu Unit

Setelah 20 ribu unit ditargetkan selesai pada pertengahan tahun, pemerintah akan melanjutkan pembangunan gelombang berikutnya dengan tambahan puluhan ribu unit.

Ferry sebelumnya pada 23 Januari 2026 menyatakan sebanyak 27 ribu Kopdes Merah Putih ditargetkan siap beroperasi pada April 2026 sebagai tahap pertama dari total 80 ribu unit.

Ia menegaskan, "Jadi nanti bertahap dan seperti yang disampaikan oleh Presiden nanti akan mencapai 80 ribu koperasi di akhir tahun ini."

Program pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih resmi diluncurkan oleh Prabowo Subianto pada Juli 2025 dan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Program tersebut juga ditujukan untuk memperkuat kemandirian masyarakat desa serta mewujudkan pemerataan ekonomi secara nasional.

Dukungan Anggaran dan Infrastruktur

Pendanaan program melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Dana Desa, serta dukungan Badan Usaha Milik Negara khususnya PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) ditugaskan membangun gerai, gudang, serta sarana logistik koperasi di setiap unit.

Setiap unit koperasi memperoleh plafon anggaran sebesar Rp3 miliar dengan alokasi Rp2,5 miliar untuk investasi capital expenditure berupa pembangunan fisik dan kelengkapan operasional serta Rp500 juta untuk biaya operasional atau operational expenditure.

Infrastruktur yang dibangun di setiap unit mencakup tujuh gerai wajib yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin atau cold storage, serta sarana logistik.

Penulis :
Arian Mesa