
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional Baznas RI menggelar buka puasa bersama penyintas banjir dan longsor di meunasah darurat Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada awal Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menghadirkan suasana kebersamaan bagi warga yang masih berada di pengungsian maupun rumah terdampak bencana.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, pada hari pertama Ramadhan ini warga sudah dapat melaksanakan shalat dengan aman dan nyaman di meunasah darurat. Selain itu, kegiatan berbuka puasa bersama juga dapat terlaksana dengan lancar dan baik,", ujar Saidah.
Suasana berbuka puasa berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan antusiasme warga yang berkumpul di meunasah darurat yang dibangun Baznas RI.
Ramadhan dinilai menjadi momentum penting untuk memulihkan semangat dan harapan masyarakat yang tengah bangkit dari musibah.
Saidah menyatakan kegiatan buka puasa bersama menjadi ruang temu bagi warga yang selama ini terpencar di sejumlah titik pengungsian dan rumah terdampak.
"Buka puasa bersama ini menjadi ruang temu bagi warga yang selama ini terpencar di sejumlah titik pengungsian dan rumah terdampak. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat saling menguatkan dan berbagi cerita tentang kondisi yang mereka alami,", ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut Baznas menyediakan berbagai menu berbuka termasuk ayam goreng khas lokal Aceh yang disambut antusias warga.
Terselenggaranya kegiatan ini didukung masyarakat Indonesia yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas RI.
Dana yang terkumpul disalurkan langsung untuk membantu kebutuhan warga terdampak bencana di Sumatera.
"Tanpa dukungan para muzaki dari seluruh Indonesia, kegiatan berbuka puasa bersama ini mungkin belum bisa terlaksana dengan baik. Amanah yang dititipkan kepada Baznas, kami wujudkan dalam bentuk berbagai layanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,", ucap Saidah Sakwan.
Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus membantu pemulihan bencana melalui doa dan sedekah terbaik yang disalurkan lewat Baznas.
Sebelumnya Baznas telah menggelar shalat Tarawih berjamaah di meunasah darurat yang mampu menampung lebih dari 200 orang dan fasilitas tersebut akan terus difungsikan hingga Idul Fitri sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan warga selama masa pemulihan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








