Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Tangerang Tetapkan Status Awas, Warga Diminta Pantau Ketinggian Sungai

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Tangerang Tetapkan Status Awas, Warga Diminta Pantau Ketinggian Sungai
Foto: (Sumber: Wali Kota Tangerang Sachrudin saat berbincang dengan warga terdampak banjir di wilayah Ciledug beberapa waktu lalu. ANTARA/Irfan.)

Pantau - Pemerintah Kota Tangerang mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan memantau ketinggian muka air sungai selama periode cuaca ekstrem dan menjelang Ramadhan.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyatakan status Awas telah ditetapkan karena adanya kemungkinan peningkatan tinggi muka air akibat hujan berintensitas lama yang kerap terjadi pada malam hari.

Beberapa wilayah yang mengalami kenaikan muka air antara lain Regency Jembatan Alamanda Periuk di Kali Ledug, Taman Cibodas Periuk di Kali Sabi, serta Perumahan Puri Kartika Baru Ciledug di Kali Wetan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Tangerang mengaktifkan seluruh unit rumah pompa dan menyiagakan pompa portable untuk kondisi darurat.

Petugas siaga juga disiapkan untuk memantau perkembangan luapan air di sejumlah titik rawan.

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan status siaga bencana banjir telah diberlakukan selama tiga bulan sejak Desember 2025 hingga Februari 2026 berdasarkan prakiraan potensi hujan ekstrem dari BMKG.

Selain kewaspadaan terhadap banjir, warga diimbau menjaga kesehatan karena perubahan cuaca dalam sehari berpotensi memicu gangguan kesehatan.

Untuk layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi call center 112 atau BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582-144 yang siaga selama 24 jam.

Pemkot berharap masyarakat aktif memantau kondisi lingkungan sekitar dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan.

Penulis :
Gerry Eka