
Pantau - Pemerintah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mengusulkan pengalihan aliran Kali Cakung langsung ke Banjir Kanal Timur guna mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Usulan tersebut disampaikan dalam Forum Kecamatan dan Sidang Pleno Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Cakung sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027.
Camat Cakung Rohmad mengatakan, "Kami mengusulkan agar aliran Kali Cakung langsung dialihkan ke Banjir Kanal Timur (BKT),".
Menurut Rohmad, salah satu penyebab utama banjir di Cakung adalah fenomena air balik atau back water dari Kali Cakung.
Berdasarkan kajian bersama, diusulkan agar aliran Kali Cakung tidak lagi dialirkan ke Kali Cakung Drain melainkan langsung ke BKT untuk mengurangi potensi genangan.
Langkah tersebut diyakini dapat menuntaskan persoalan banjir di sejumlah RW pada empat kelurahan di Kecamatan Cakung.
Namun realisasi pengalihan aliran sungai itu memerlukan izin dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dan hingga kini belum mendapat respons positif.
Pihak kecamatan berencana melakukan audiensi guna memperkuat koordinasi agar izin dapat segera diterbitkan.
Sambil menunggu realisasi usulan tersebut, pemerintah wilayah melakukan mitigasi jangka pendek berupa pengurasan dan pemeliharaan saluran mikro di lingkungan warga.
Pemetaan kerja bakti rutin setiap Minggu juga dilakukan untuk memastikan saluran air tetap berfungsi optimal.
Forum kelurahan dari tujuh kelurahan di Kecamatan Cakung menghasilkan 370 usulan yang akan menjadi bagian dari RKPD DKI Jakarta Tahun 2027 dengan fokus pada penanganan genangan dan peningkatan infrastruktur lingkungan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








