
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah alokasi elpiji 3 kilogram di Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Grobogan selama Ramadhan 2026 guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Penambahan fakultatif harian tersebut dilakukan untuk memperkuat alokasi sekaligus menjaga stabilitas pasokan elpiji bersubsidi di tiga kabupaten selama bulan puasa.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan menyampaikan "Adapun tambahan fakultatif harian selama Ramadan 2026 untuk Kabupaten Grobogan sebanyak 35.840 tabung, Kabupaten Rembang sebanyak 19.560 tabung, dan Kabupaten Blora sebanyak 23.520 tabung," di Blora, Selasa.
Realisasi Penyaluran 2025 Tunjukkan Konsumsi Tinggi
Penyaluran elpiji bersubsidi sepanjang 2025 di tiga kabupaten tersebut tercatat tinggi seiring besarnya konsumsi masyarakat terhadap elpiji 3 kilogram.
Realisasi penyaluran selama 2025 di Kabupaten Grobogan mencapai 12.369.000 tabung.
Realisasi penyaluran selama 2025 di Kabupaten Rembang mencapai 6.516.333 tabung.
Realisasi penyaluran selama 2025 di Kabupaten Blora mencapai 8.176.333 tabung.
Taufiq Kurniawan menyampaikan "Khusus di Blora, tambahan 23.520 tabung tersebut setara 88 persen dari alokasi harian normal yang berkisar 26.728 tabung per hari. Sedangkan saat ini realisasi penyaluran berkisar 80 persen dari alokasi harian dan diperkirakan meningkat sekitar 5 persen selama Ramadhan," ujarnya.
Tambahan 1,1 Juta Tabung untuk Jateng dan DIY
Secara keseluruhan, Pertamina menyalurkan tambahan 1,1 juta tabung atau setara 3.544 metrik ton untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mulai 17 Februari 2026.
Dari total tambahan tersebut, lebih dari 1 juta tabung dialokasikan untuk Jawa Tengah dan sebanyak 144.000 tabung untuk Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jumlah tambahan tersebut setara lebih dari 75 persen dibandingkan penyaluran normal harian.
Taufiq Kurniawan menegaskan tambahan pasokan tersebut bertujuan memastikan stok di pangkalan resmi tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
Pertamina mengimbau masyarakat mampu untuk beralih menggunakan elpiji non-subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg agar subsidi tepat sasaran.
Pembelian elpiji 3 kg diharapkan dilakukan di pangkalan resmi sesuai Harga Eceran Tertinggi Rp18.000 per tabung.
Taufiq Kurniawan menyampaikan "Dengan langkah tersebut, distribusi elpiji 3 kg di tiga kabupaten diharapkan tetap lancar dan kondusif selama Ramadan," ujarnya.
- Penulis :
- Arian Mesa







